Tahun Baru Islam di Medan Diisi Dzikir dan Doa Bersama

Lapangan Benteng Medan bakal memutih. Belasan ribu umat Islam dari berbagai penjuru kota berkumpul di tempat itu, bermunajat memohon agar terhindar dari segala macam bencana. Mereka juga berdoa kepada Sang Pemilik Alam supaya ibukota Sumatera Utara ini tetap aman dan kondusif.

Munajat yang dirangkai dengan dzikir dan doa bersama ini merupakan ungkapan rasa syukur memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1439 H. Peringatan hari bersejarah bagi umat Islam ini mengingatkan pada peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekah ke Madina.

Selain doa dan dzikir bersama, Pemko Medan juga mendatangkan ustadz Ali Soleh Mohammed Ali Jabar atau yang akrab disapa Syekh Ali Jaber. Penceramah kelahiran Madinah ini akan memberikan tausiah kepada seluruh jamaah yang hadir pada Kamis (21/9/2017) besok, guna meningkatkan rasa keimanan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Marilah kita beramai-ramai meluangkan waktu untuk menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1439 H. Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan rasa keimanan sekaligus kecintaan kita kepada Allah SWT,” kata Walikota Medan Drs H Dzulmi Eldin,S, MSi di Balai Kota Medan kemarin.

Pelaksanaan doa dan dzikir bersama bertepatan dengan hari libur Tahun Baru Islam 1439 H. “Selain berdzikir, marilah kita berdoa bersama agar Kota Medan yang kita cintai ini menjadi lebih baik lagi ke depannya serta dijauhi dari segala macam bentuk bencana,” imbaunya.

Sebelum  dizkir dan doa bersama digelar, akan diawali dengan khataman Alqur’an. Setelah itu dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama dan ditutup tausiah Syekh Ali Jaber.

(ZAINUL ARIFIN SIREGAR)