Sebelum Heboh nikahsirri.com, 9 Situs Serupa Sudah Diblokir Menkominfo

 

Belakngan masyarakat dan netizen digembarkan oleh munculnya situs nikahsirri.com yang digagas oleh Aris Wahyudi. Mungkin karena dipermasalahkan, bila dibuka situs itu kini tidak menyediakan informasi cukup tentang program nikahsiri yang ditawarkan. Padahal sebelumnya menampilkan gambar wanita cantik dengan teks tawaran program. Situs ini menawarkan jasa untuk mencarikan pasangan nikah siri dan kawin kontrak. Pengertian nikah siri secara ringkis adalah perkawinan tanpa didaftarkan ke catatan sipil dan tanpa penghulu. Lama masa perkawinan tidak dibatasi. Kawin kontrak adalah perkawinan dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Juga tidak didaftarkan ke catatan sipul dan tanpa penghulu.

 

Aris Wahyudi

Sebelum nikahsirri.com muncul, sebenarnya sudah ada 9 situs serupa yang telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) pada tahun 2015. Namun, situs-situs itu tetap aktif sampai sekarang walau sulit diakses.

Sembilan situs tersebut yaitu:

1. nikah-siri.blogspot.com

2. nikahs.blogspot.com

3. jasanikahsiri.blogspot.com

4. nikahsiribatam.blogspot.com

5. asyiknyanikahsiri.blogspot.com

6. tokoarisuparli.blogspot.com

7. terbaru-terpopuler.blogspot.com

8. arisuparlijasanikah.blogspot.com

9. abieharits.com

Tapi situs nikahsiri.com yang paling menghebohkan. Situs ini berkantor di kawasan Bekasi. Aris Wahyudi, pendiri sekaligus pengelolanya pun menjadi viral serta diburu berbagai media massa untuk diwawancarai.

Kepada para wartawan dari berbagai media massa, pria asal Cilacap, 49 tahun silam itu mengungkapkan, ide pembuatan situs nikahsirri.com berawal dari keprihatinannya terhadap kemiskinan. Dia lantas berpikir keras, bagaimana bisa membantu orang-orang yang berada di garis kemiskinan untuk mendapat hidup lebih baik.

Lantas, muncullah ide membuat nikahsirri.com. Menurutnya, melalui media sosial besutannya itu, keluarga yang kurang mampu dapat menggunakan asetnya. Yakni, anak perempuan mereka sebagai pemasukan untuk keluarga melalui sebuah lelang (yang katanya) halal.

“Idenya muncul karena kita ingin membuat sebuah program pengentasan kemiskinan dengan konsep kemandirian menggunakan aset yang dimiliki masing-masing keluarga kurang mampu itu,” kata Aris kepada JawaPos.com.

Bapak tiga anak itu, bersama rekannya terinspirasi dengan sejarah zaman penjajahan Belanda dulu. Saat itu, tradisi lelang perawan begitu marak dan dikenal. Kalau istilah Jawanya, budaya itu disebut dengan buka kelambu.

“Kita juga belajar dari sejarah bahwa zaman dahulu ada budaya buka kelambu. Sebenernya lelang perawan juga. Terjadi kalau nonton film sang penari,” jelas dia.

Aris Wahyudi

 

Lebih lanjut dia menjelaskan, pola lelang perawan disebutnya masih terjadi di Jawa Tengah. Tentu saja, dengan cara yang lebih tertutup. ’’Dari Zaman Belanda sampai sekarang, di Jawa Tengah masih sering terjadi. Di Banyumas tepatnya,” tambahnya.

Atas dasar itulah, dirinya akhirnya meneguhkan pendirian untuk tetap menjalankan niatnya dalam mendirikan nikahsirri.com. Tujuannya? untuk mengangkat kembali budaya masa lalu itu.

“Kemudian saya berpikir dengan rekan-rekan, sebenernya kita mengangkat kembali budaya Indonesia. Yaitu, budaya lelang perawan yang istilahnya itu buka kelambu,” pungkasnya.

Beberapa menteri sudah berkomentar atas munculnya situs nikahsirri.com yang menawarkan paket pernikahan siri secara online.‎

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Yohana Yembise menyatakan situs itu sudah termasuk praktik pelacuran terselubung dan eksploitasi terhadap kaum perempuan

Khofifah yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama itu menganggap situs nikahsiri.com berpotensi menjadi praktik pelacuran terselubung dengan modus agama.

Namun, meskipun  banyak  kecaman dan komentar miring,Aris Wahyudi akan  tetap meneruskan situs yang menghebohkan tersebut.

“Saya akan jalan terus, masa di Bogor sana, Cisarua banyak kan praktek nikah siri. Sesuatu yang offline dibolehin, bahkan berpuluh-puluh tahun. Bedanya kan saya online, prinsipnya sama,” tutur Aris Wahyudi saat ditemui di rumah sekaligus kantor nikahsirri.com di ‎Komplek Angkasa Puri, Jatiasih, Jalan Manggis No A-91, Sabtu (23/9/2017).

Pemilik situs nikahsirri.com yang menyediakan lelang perawan, Aris Wahyudi, mengaku ambil untung 20% untuk operasional. Dirinya mengklaim sebagai fasilitator peserta lelang.

“Klien memberikan koin mahar sebanyak 500 (setara Rp 5 juta) ke mitra, kami hanya ambil 10% sampai 20% dari nilai mahar, sedangkan sisanya 80% diserahkan ke pihak mitra. Ini untuk operasional,” ujar Aris Wahyudi di kediamannya, Jatimekar, Jatiasih, Sabtu (23/9/2017).

Kepada wartawan dia juga menceritakan tentang program jasa nikas siri yang dia tawarkan.  Ada istilah mitra dan klien dalam relasi komodifikasi pernikahan ini. Mitra adalah perawan atau perjaka yang berminat dikonteskan dalam lelang. Mitra bakal menetapkan nominal mahar, dan 20 persen dari mahar akan diserahkan ke pihak nikahsirri.com. Adapun klien yakni pihak yang berminat mendapatkan perawan atau perjaka lewat mekanisme lelang. Klien bakal membayar mahar sesuai nominal yang disyaratkan mitra.

Aris mengatakan uang operasional digunakan untuk mencari penghulu dan saksi. Sedangkan soal tempat, pihaknya menyerahkan urusan itu ke peserta lelang. “Kami hanya sekedar memfasilitasi penghulu dan saksi, untuk tempatnya terserah dari mereka mau di hotel atau di mana, mereka yang tentukan,” kata Aris.

Dia mengaku telah menerima ratusan surat elektronik, Mereka yang mengirim e-mail ada yang ingin menjadi mitra dan klien. “Belum saya hitung, tapi kira-kira ada ratusan e-mail yang masuk. Ponsel saya sering berdering karena banyak yang menanyakan program ini.

Namun dia tidak menjelaskan apakah sudah ada yang memakai jasanya. Terlebih situs itu kini ternyata tidak menampilkan laman informasi tentang prosedur program nikahsiri yang dia tawarkan. Situs itu tinggal nama domain saja.