Pertemuan DPRD Kepulauan Meranti Dan Komisi IV DPR RI

Pertemuan yang akrab antara legislator pusat dan Kementan RI dengan Pemkab Kepulauan Meranti Selasa (19/9/2017) malam sangat harmoni dan akrab. Kunjungan kerja (kunker) Komisi IV DPR RI melihatkan potensi besar meranti sebagai lumbung pangan jenis beras dan Sagu yang mesti di Prioritaskan perhatiannya oleh pusat.

Ketua rombongan dari Komisi IV DPR RI Ir.Efendi Sianipar dalam sambutannya menyebutkan kunker Komisi IV ke Meranti bertepatan pada sidang pertama sidang 2017.

” Kunker ke Meranti ini dalam menjalankan fungsi pengawasan dan kebijakan serta dalam rangka monitoring pengawasan” Kata Sianipar.

Menurut Sianipar,  Pangan suatu kebutuhan bagi warga negara yang perlu di jamin hal ini sesuai tertuang dalam UU pangan tahun 2014.
” Ketahanan pangan baik kualitas dan kuantitas serta keterjangkauan pangan dari suatu daerah ke daerah adalah bagian perhatian kerja pemerintah. Juga  Ketersedian harga dan distribusinya” katanya
Dinilai Siainipar Sagu Meranti masih belum terkelola secara maksimal padahal Sagu adalah salah satu altenatif pangan peganti beras. Kita akan dorong ini ditingkat pusat bagaimana agar produksi sagu serta pengelolaannya lebih baik dan maksimal.

Sementara Bupati Meranti DRS Irwan Msi menyampaikan keluhan di meranti yang selama ini masih termajinalkan.

” kita harap dengan kunker Komisi IV ini dapat membantu meranti ditingkat pusat. Setidaknya tolonglah ingat-ingat dan kenang- kenang meranti ditingkat pusat sehingga bantuan yang dikucutkan dari pusat dapat menyegerakan percepatan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Meranti” kata Irwan.

Sedangkan ketua Legislator DPRD Kepulauan Meranti  Fauzi Hasan SE juga memberikan apresiasi terhadap Kunker Komisi IV DPR RI.

” ini suatu harapan yang besar bagi masyarakat dan daerah Meranti. Kunker ini tentunya diharapkan akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan petani dan meningkat produksi beras. Perhatian kawasan pesisiran termasuk bagian nawacita” kata Fauzi.

      Menurut Fauzi, Meranti memiliki potensi besar untuk ambil andil dalam ketahanan pangan,hanya saja letak geografis meranti berpulau pulau dimana pula lokasi persawahan yang rentan dimasuki air pasang laut  “Disinilah peran pemerintah yang kita harapkan untuk mengalokasikan bantuan terhadap daerah meranti. Kedatangan Komisi IV ini nantinya yang juga menggandeng Kementan RI dapat memprioritaskan perhatian di tingkat pusat. Dorongan legilator pusat ini tentunya akan berperan penting dalam mengelontorkan dan APBN melalui Kementan RI” harap Fauzi. (Rosyita)