Pembunuh Pegawai BNN Sudah Ditangkap

Terduga pelaku adalah suaminya sendiri

Masih ingat tentang Indria Kameswari,  pegawai Diklat Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido?. Dia ditemukan tewas dengan luka tembak di punggung pada Jumat, 1 September 2017 di rumahnya di Cijeruk, Bogor. Setelah diautopsi di RS Polri Kramat Jati, jenazah dibawa ke Ciamis untuk dimakamkan pada Sabtu pagi.
Akbar, suami kedua Indria Kameswari

 

Polisi menangkap Akbar di lokasi persembunyiannya di Batam, Kepri, pada Minggu (3/9) malam. Akbar memiliki KTP palsu atas nama Abdul Malik Aziz, dengan alamat Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Polisi menjerat Akbar dengan pasal pembunuhan berencana Pasal 340 KUHP yang berbunyi “Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.”

Adalah tim gabungan Polres Kabupaten Bogor, Direktorat Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional ( BNN), dan Polda Kepulauan Riau yang mengamankan terduga pembunuh pegawai Balai Diklat BNN Lido Bogor, Indria Kameswari, Minggu (3/9/2017).Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Badan Narkotika Nasional) BNN Kombes Sulistiandriatmoko mengatakan, suami Indria yang diduga merupakan terduga pembunuh istrinya itu diamankan di salah satu wilayah di Kepulauan Riau.”Sekitar pukul 23.00 WIB di wilayah hukum Polda Kepri telah ditangkap tersangka yang diduga sebagai pelaku pembunuhan pegawai BNN, Indria. Saat ini masih menjalani pemeriksaan di Batam,” ujar Sulis saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (4/9/2017)