Istri Andi Lala Terancam Hukuman Mati

Sidang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga

Murtini bersama dua tetangganya saat memberi kesaksian kasus pembantaian satu keluarga di Jalan Kayu Putih Mabar, Medan Deli. Terdakwa pembunuhan sadis itu adalah Andi Lala CS, sementara Andi Lala bersama istrinya Reni Safitri juga terjerat kasus lain yang juga terkait pembunuhan berencana di Desa Sekip, Lubukpakam, Deliserdang.

Suherwan alias Iwan Kakek sudah tiada. Kematian pria paruh baya ini menyisakan duka dan perkara. Warga Jalan Pembangunan, Desa Sekip, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang, Sumatera Utara, ini tewas mengenaskan dibantai secara keji di rumahnya.

Pembunuhan yang terjadi 12 Juli 2015 lalu itu disidangkan di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (19/9/2017). Terdakwa pelaku pembunuhannya adalah Reni Safitri dan Irfan. Keduanya didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Suherwan.

Menurut JPU Kadlan Sinaga, terdakwa Reni dan Irfan bersama Andi Lala melakukan perencanaan pembunuhan terhadap Suherwan di rumah mereka Jalan Pembangunan, Desa Sekip. Motif pembunuhan ini dilatarbelakangi atas adanya hubungan perselingkuhan antara korban dengan Reni Safitri. “Para terdakwa disangkakan Pasal 340 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHPidana tentang Pembunuhan dan Pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang Pengeroyokan Hingga Menyebabkan Hilangnya Nyawa Seseorang,” sebut Kadlan seraya menyatakan kedua terdakwa dalam kasus ini terancam mendapat hukuman mati.

Reni Safitri merupakan istri Andi Lala yang juga terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di kawasan Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utaram pada Sabtu (8/4/2017) malam dan Minggu (9/4/2017) pagi. Andi Lala melakukan pembunuhan secara keji dengan membantai Ryanto dan istri serta anak maupun penghuni rumah lainnya.

Dalam persidangan terpisah sebelumnya, JPU Kadlan Sinaga sempat menghadirkan ibu Ryanto bernama Murtini, dan tetangganya Sahriah dan Srimpi. Pada persidangan itu, Murtini beberapa kali tak mampu menahan tangis ketika menjawab pertanyaan JPU Kadlan Sinaga. Beberapa kali juga ia menyeka air matanya. “Saya lihat mereka sudah berdarah di dalam rumah. Saya tahu ada kejadian di rumah Anto setelah dikasih tahu bapak. Tapi Saya nggak nengok luka di mana saja,” ungkap Murtini terbata-bata.

Murtini menceritakan setelah melihat kondisi anak, menantu serta penghuni lainnya. Ia lalu menangis. “Saya disitu sudah nggak ngerti apa-apa. Saya sudah nggak sanggup lihatnya,” jelasnya sambil terisak.

Ketika Kadlan menanyakan perihal Andi Lala yang memiliki hubungan saudara dengan menantunya, Sri Riyani, Murtini mengaku tak mengenal sama sekali. “Saya tak kenal, saya tak tahu ada hubungan saudara dengan menantu,” sebutnya.

(ZAINUL ARIFIN SIREGAR)

You might also like