Ini Lho Istri Muda Fuad Amin Yang Ditinggal Suaminya Ke Bui

Barangkali karena banyak uang, Fuad Amin Imron yang sudah uzur, masih merasa gagah. Dia pun menyunting  gadis manis bernama Siti Masnuri.

Dara manis bergelar sarjana pendidikan dari salah satu sekolah tinggi di Madura itu pun tak kuasa menolak tawaran menjadi bini muda Fuad Amin.

Cewek manis ini sempat hendak didapuk menjadi calon bupati pada 2013 lalu. Namun, Fuad mengurungkan niatnya. “Takut ucul,” katanya. Maksudnya takut terlepas. Tak tahu apa makna batin frase tersebut. Fuad akhirnya mendudukkan Makmun ibnu Fuad alias Momon, anak lelakinya, di kursi bupati dengan raihan suara sangat membahana, 90%.

Fuad Amin dan Siti Masnuri

Menjadi istri bupati, Siti Masnuri sangat percaya diri tampil di depan publik. Dia juga didaulat sebagai Ketua tim Penggerak PKK Bangkalan. Jabatan ini membuat Siti harus tampil di publik, menjadikannya cukup terkenal di kota pintu masuk ke pulau Garam itu.

Selain karena senyumnya yang manis, orang Bangkalan juga bisik-bisik “masih muda banget.” Bagaimana tidak, Siti Masnuri memang pantas menjadi anak Fuad. Usianya pun tak jauh beda dengan Momon.

Fuad juga memberikan Siti Masnuri fasilitas kelas satu untuk level Bangkalan. Rumah besar, dua kapling, bergaya Eropa di Jalan Kupang Jaya no 4, menjadi huniannya.

Menurut tetangganya, Siti jarang keluar dan rumah megah itu sering sepi dengan aktivitas, jika dibandingkan dengan status dia.

Namun, senyum Siti Masnuri kini tak lagi semanis dulu. Pasalnya, suaminya kini sedang meringkuk dalam tahanan KPK. Terancam dikenai pasal pencucian uang, harta Fuad siap disikat.

 

Siti Masnuri (paling kanan) dan Fuad Amin Imron saat memberikan piala pada kontes pemilihan Duta Wisata Kacong-Jebbing (semacam abang-none) Bangkalan 2011

 

 

Siti Masnuri tampak sangat cemas dan lesu kala tim KPK, Kamis (5/12/2014), datang menggeledah rumahnya mencari bukti kasus korupsi Fuad.

Tak mengherankan bila ketika ditahan KPK dan disidang, Fuad Amin kangen pada istrinya. “Saya ini sudah ditangkap KPK, sekarang dijaga PKK (petugas keamanan kpk), sudah nggak bisa bergerak saya, matilah saya,” kata Fuad usai menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/06/2015) malam.

“Kalau tahanan emang sulit. Sudah terserah (KPK) aja lah, percuma itu kalo sama KPK, tidak ada harapan bisa mesra sama istri,” gerutu Fuad jengkel.