Bahaya Komunis Makin Nyata, Politisi PKS ini Himbau Pengguna Medsos Hati-hati

Akun FB Politisi Ini Dihack Simpatisan PKI

forumkeadilan.com. Aceh – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusriadi yang juga merupakan salah seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Aceh meminta kepada seluruh elemen masyarakat dan pengguna media sosial (medsos) untuk berhati hati terhadap bahaya ideologi komunisme (PKI). Himbauan tersebut diungkapkan Yusriadi yang merupakan Anggota Komisi A DPRK Bireuen, pada forumkeadilan.com, Senin, (25/9/2017) malam.

Sebelumnya hal yang mengejutkan dialami anggota dewan Kabupaten Bireuen ini, yakni akun Facebook dan Fanpage Facebook miliknya dihack oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, yang diduga dlakukan oleh kader PKI.

“Dugaan ini berdasarkan postingan berita, video dan gambar yang berlogo PKI disertai gambar pemuda yang memakai atribut PKI dimana bertujuan untuk menjelekkan seseorang atau kelompok tertentu,” kata Yusriadi.

Yusriadi, Politisi PKS (Foto/Hamdani)

Yusriadi menambahkan gerakan ideologi komunisme dan bahaya laten PKI dapat dirasakan kegiatan dan aktifitasnya sekarang di tengah masyarakat, seperti postingan yang berlogo PKI dan juga gambar pemuda yang memakai atribut PKI yang disebarkan melalui media sosial.

“Hari ini gerakan ideologi komunisme ini sudah masuk ketahap mengadu domba suatu kelompok dengan kelompok yang lain, ini menjadi ciri khas mereka sebelum mewujudkan gerakan nyata atau mendeklarasikan gerakan komunisme secara resmi dihadapan publik,” ujar Yusriadi.

Dikatakan juga slogan-slogan mereka diantaranya kerap dimunculkan seperti membela kaum petani, membela kaum buruh, membela kaum rakyat sambil mengepalkan tangan kiri, namun visi ini hanya isapan jempol bohong belaka. Justru mereka membawa agenda terselubung yaitu ideologi komunisme masuk menjadi gerakan yang membahayakan agama dan negara.

“Oleh karena itu kita menghimbau kepada masyarakat dan pengguna media sosial harap berhati-hati terhadap berita postingan yang menjurus provokatif dan menjelekkan seseorang dengan berita fitnah lainnya. Kita juga menghimbau Pemda Bireuen dalam hal ini kesbangpol untuk lebih intensif mensosialisasikan tentang bahaya laten PKI yang merusak akidah ummat Islam khususnya di Aceh, yang dimana gerakan ini sudah dilarang oleh negara agar tidak berkembang lagi di Indonesia,” pungkas Yusriadi. (Hamdani)