Pemkab Bangka Targetkan Pendapatan Daerah sebesar Rp1,163 triliun lebih

 

Forumkeadilan.com, Sungailiat–Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Wakil Bupati Bangka, Rustamsyah, dalam paparannya pada Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan (PPN) dan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), di ruang Paripurna DPRD Bangka, Selasa (22/8/2017) menyatakan Pemkab Bangka menargetkan Pendapatan Daerah tahun anggaran 2017 sebesar Rp1,163 triliun lebih.

Angka ini bersumber dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) Rp206,852 milyar lebih, Dana Perimbangan Rp779,573 milyar dan Lain-lain pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp.176,733 milyar lebih. Sedangkan Belanja Daerah ditetapkan lebih dari Rp.1,209 triliun, yang terdiri dari Belanja Langsung Rp.603,346 milyar, Belanja tidak langsung Rp.606,011 milyar. Sementara besaran Defisit Belanja ditetapkan sebesar Rp.46,197 milyar lebih.

Sementara itu, pembiayaan Daerah yang ditetapkan tahun ini bersumber dari Penerimaan Pembiayaan Daerah sebesar Rp.49,077 milyar, Pengeluaran Pembiayaan Daerah Rp.2,880 milyar, dan Pembiayaan Netto Rp.46,197 milyar lebih. Pada pos Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tahun berkenaan (SILPA) ditetapkan Rp.0 (Nol Rupiah).

“Maka sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati bersama, dan pada hari ini dapat disampaikan dalam rapat paripurna yang terhormat ini. Tahun anggaran 2017 yang sedang berjalan saat ini masih tahun yang berat bagi kabupaten Bangka,” terang Rustamsyah dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan (PPN) dan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), di ruang Paripurna DPRD Bangka, Selasa (22/8/2017).

Pada sisi pendapatan, lanjut Rustamsyah, bahwa kebijakan pemangkasan beberapa pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah, seperti pemangkasan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar lebih kurang 10%, pengurangan pagu dana Tunjangan Profesi Guru dan dana Tambahan Penghasilan Guru, pengurangan dana transfer bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak oleh pemerintah pusat pada tahun anggaran 2016 yang lalu masih berdampak pada APBD Kabupaten Bangka tahun 2017.

“Ini  terlihat pada kecilnya penerimaan pendapatan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya,” katanya.

Diakhir acara, ketua DPRD, Parulian yang memimpin Paripurna  menyampaikan bahwa perubahan ini merupakan penyesuaian untuk pemerintah daerah dalam perencanaan keuangan dengan perkembangan yang terjadi saat ini.

“Perubahan ini adalah penyesuaian untuk pemda dalam perencanaan keuangan dengan perkembangan yang terjadi saat ini,” tutupnya. ROMLI MUKTAR/FORUM