FASI Sarana Bentengi Anak Dari Pengaruh Budaya Asing

forumkeadilan.com. Aceh – Wakil Walikota Banda Aceh Drs. H. Zainal Arifin menilai gelaran Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) yang digelar di komplek Masjid Baitul Musyahadah, Banda Aceh memiliki manfaat yang sangat positif bagi generasi muda, terutama anak-anak usia dini. Hal ini disampaikan Zainal Arifin disela-sela memantau gelaran FASI, pada Jumat (28/7).

Wakil Walikota Banda Aceh Drs. H. Zainal Arifin bersama anak-anak peserta lomba FASI 2017 (FOTO/IST)

Didampingi Kabag Keistimewaan dan Kesra Setdakota Banda Aceh, Arie Maula Kafka, Ketua BKPRMI T. Adriansyah, Wakil Walikota yang akrab disapa Keuchik Zainal ini menilai FASI dapat membentuk anak-anak Banda Aceh lebih berkarakter Islami dan juga sekaligus dapat membentengi mereka dari pengaruh budaya luar yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

“Dengan banyak jenis lomba yang dipertandingkan, tentunya anak-anak akan terus meningkatkan kemampuan mereka untuk FASI ini, dengan sendirinya mereka akan fokus dan tidak memiliki kesempatan untuk terpengaruh dengan budaya luar,” ujar Keuchik Zainal.

Selain membentuk karakter anak yang lebih Islami, FASI juga diyakini akan melahirkan anak-anak yang lebih kreatif, berilmu, mandiri dan berakhlakul yang akan menjadi pemimpin dimasa mendatang.

Kata Keuchik Zainal kegiatan FASI ini juga sejalan dengan visi misi untuk mewujudkan Kota Banda Aceh Yang Gemilang dalam Bingkai Syariah, yang salah satu prioritasnya ialah pemahaman dan pengamalan Syariat Islam.

Kepada warga kota terutama para orangtua, Zainal Arifin berharap agar lebih mensupport anak-anaknya dalam mengikuti berbagai lomba yang digelar atas kerjasama Pemko dan BKPRMI tersebut.

“Sisihkan sedikit waktu kita untuk menyaksikan anak-anak kita berlomba, Itu akan menjadi penambah semangat bagi mereka ketika mereka tampil disupport langsung oleh orang yang mereka cintai,” ajak Keuchik Zainal.

Seperti diberitakan forumkeadilan.com sebelumnya, FASI yang digelar dari 27 sampai denga 30 Juli ini diikuti oleh 1.383 anak dari sejumlah TKA, TPA, dan TQA se-Kota Banda Aceh.

FASI 2017, mempertandingkan 15 cabang lomba, di antaranya Tartil Al-Quran, Ceramah Agama, Peragaan Shalat, hingga Membaca Kitab Arab Melayu. Para pemenang dalam ajang ini nantinya berhak mewakili Banda Aceh pada ajang serupa di tingkat provinsi.

Sementara itu, Kabag Keistimewaan dan Kesra Setdakota Banda Aceh mengungkapkan pada September nanti, anak-anak Banda Aceh selaku Juara Umum FASI tingkat Provinsi akan memperkuat kontingen Aceh ke FASI tingkat Nasional di Banjarmasin.

“Ada sekitar 35 anak-anak Banda Aceh yang akan memperkuat Aceh di FASI tingkat Nasional nanti di Banjarmasin. Mereka merupakan para juara pada FASI Banda Aceh tahun lalu,” tutup Arie. (Hamdani)