Di Banda Aceh Festival Anak Saleh Indonesia 2017 Dimeriahkan Ribuan Peserta

forumkeadilan.com. Aceh  Festival Anak Saleh 2017 disahuti sangat antusias di Banda Aceh, buktinya sebanyak 1.383 anak yang berasal dari 50 TKA, TPA, dan TQA se-Kota Banda Aceh ikut memeriahkan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) 2017 yang dipusatkan di halaman Masjid Baitul Musyahadah mulai hari ini Kamis (27/7).

Diperoleh kabar hingga Minggu (30/7) mendatang, mereka akan bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam 15 cabang lomba, di antaranya Tartil Al-Quran, Ceramah Agama, Peragaan Salat, hingga Membaca Kitab Arab Melayu. Para pemenang dalam ajang ini nantinya berhak mewakili Banda Aceh pada ajang serupa di tingkat provinsi.

Acara yang digelar Pemko Banda Aceh bekerjasama dengan LPPTKA-BKPRMI dan didukung oleh sejumlah sponsor ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Syariat Islam Banda Aceh Mairul Hazami. Sebelum pembukaan, 50 kontingen melakukan defile melewati para tamu undangan di depan panggung utama. Seremoni pembukaan diakhiri dengan pelepasan balon FASI 2017 ke udara oleh Ketua Dekranasda/PKK Banda Aceh Nurmiaty Aminullah Usman.

Dalam sambutannya, Mairul yang mewakili Walikota Banda Aceh menyebutkan ia sangat bahagia melihat antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pengetahuan dan pengamalan Syariat Islam memang harus dimulai dan dibiasakan sejak usia dini, sehingga ketika anak-anak beranjak dewasa, Syariat Islam akan menjadi kebutuhan dan jika tidak diamalkan, jiwa mereka akan terasa kosong dan hampa.

“Kegiatan ini bukanlah semata-mata festival untuk mencari juara sebagai sebuah kebanggaan belaka, akan tetapi hendaknya melalui festival ini dapat melahirkan generasi-generasi qurani yang nantinya akan memimpin kota, dan ini sesuai dengan visi dari Pemerintah Kota Banda Aceh saat ini yaitu ‘Terwujudnya Kota Banda Aceh Yang Gemilang dalam Bingkai Syari’ah’, yang salah satu prioritasnya ialah pemahaman dan pengamalan Syariat Islam.” Ujarnya.

Ia pun berharap dengan mengikuti FASI ini, anak-anak akan semakin termotivasi untuk belajar dan mengaji, baik itu menghafal surat-surat pendek maupun pengetahuan tentang Keislaman lainnya.

“Kami juga mengapresiasi seluruh ustaz-ustazah yang dengan ikhlas memberikan pendidikan Al-Quran secara maksimal kepada anak-anak kita yang kelak akan menjadi generasi penerus agama dan bangsa,” pungkasnya.

Sebelumnya di tempat yang sama, Ketua Panitia FASI 2017 Arie Maula Kafka mengatakan dengan tema “Meraih Mimpi, Mengukir Prestasi, Menggapai Banda Aceh Gemilang”, acara ini bertujuan untuk membentuk generasi muda Islam yang beriman dan bertakwa, dan mampu menguasai serta menerapkan nilai-nilai qurani dalam tatanan kehidupan.

“Selain itu, lewat FASI kita ingin memperkokoh silaturahim antar para guru dan santri, pengurus LPPTKA-BKPRMI dan seluruh aktivis penggerak bangsa yang mencintai Al-Quran. Ajang ini juga bertujuan untuk memotivasi dan menggiatkan pengajian anak-anak di masjid-masjid, mushalla, dan meunasah gampong yang ada di Banda Aceh. Terakhir, ajang ini juga menjadi media evaluasi kualitas santri yang selanjutnya akan menjadi umpan balik perbaikan kurikulum dan proses belajar-mengajar. Dan tentunya pula ini menjadi ajang seleksi para peserta yang nantinya akan mewakili Banda Aceh untuk mengikuti FASI tingkat provinsi maupun nasional,” kata Arie yang juga Kabag Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Banda Aceh ini. (Hamdani)