PERADI Juniver Ingin Jadikan Advokat “Rahmatan Lil ‘Alamin” Advokat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum dan Tuhan Yang Maha Esa.

11
Jakarta, ForumKeadilan.com – Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) yang dipimpin oleh Juniver Girsang menggelar acara halal bihalal dalam rangka memperingati hari raya Idul Fitri, Senin (25/7) malam. Acara ini dibalut dengan tema “Menjadi Advokat yang Rahmatan Lil ‘Alamin”. “kegiatan rutin tahunan ini digelar sebagai menjadi wadah bagi para advokat untuk saling bermaafan”, ungkap Juniver kepada FORUM di Jakarta.

Selain merayakan usainya ibadah puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, acara ini diharapkan mengubah perspektif masyarakat mengenai advokat yang selama ini terkesan tidak solid dan terpecah-pecah. Pasalnya, Juniver menilai banyak kalangan, terutama masyarakat pencari keadilan yang seakan tidak percaya lagi pada profesi advokat pasca terpecah menjadi beberapa kubu.

“Mari kita kembali bersatu, menghilangkan segala perbedaan. Dengan kita bersatu, advokat itu semakin kuat. Kalau ada kekurangan, kita perbaiki dan kalau ada kesalahan kita maafkan. Itu harapan kami,” ujarnya

Ia melanjutkan, hampir satu tahun lalu terjadi ketidakharmonisan di tubuh PERADI. Juniver berharap, melalui acara ini upaya yang pernah ia lakukan tahun lalu untuk menyatukan advokat bisa diwujudkan. Ia sadar bahwa tak mudah mewujudkan harmonisasi kembali di tubuh PERADI. Namun, dirinya memiliki harapan agar bisa mewujudkan persatuan dan mengajak seluruh advokat untuk duduk bersama.

Sejumlah advokat senior terlihat duduk menempati posisi kursi terdepan yang disediakan panitia pelaksana. Sebutlah, advokat M Assegaf, Frederik Tumbuan, Teguh Samudera, Hotma Sitompoel, Denny Kailimang, Nelson Darwis, serta Indra Sahnun Lubis hadir meramaikan acara malam itu. Tak cuma para advokat, sejumlah tamu undangan lain terlihat hadir mulai dari Ketua DPRD DKI Jakarta, sejumlah pimpinan Komisi III DPR RI. Hadir Wakil Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan beserta anggota Komisi III, Junimart Girsang, Masinton Pasaribu, serta perwakilan sejumlah institusi mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, Komisi Yudisial, dan BNPT serta perwakilan dari sejumlah Kementerian dan lembaga negara.

Acara halal bihalal itu juga diisi dengan kegiatan tausyiah yang diisi oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi 2013-2016, Hamdan Zoelva. Dalam pemaparannya, Hamdan menjelaskan bahwa makna rahmatan lil ‘alamin bila diimplementasikan dalam profesi advokat akan sangat berat sekali. Jika ditelaah, advokat yang masuk golongan rahmatan lil ‘alamin mesti memiliki sifat membawa kedamaian, membawa manfaat, membela hukum, dan menegakkan keadilan.

Ia berharap, jangan sampai advokat malah melakukan hal-hal sebaliknya dari makna tersebut. Hamdan yang juga Dewan Pakar di DPN PERADI kepengurusan Juniver meminta selain menjaga hubungan dengan sang pencipta, advokat juga dapat menjaga hubungan antar sesama manusia, terutama masyarakat pencari keadilan agar tidak ditemukan lagi apa yang disebut dengan ketidakadilan hukum. “Jangan sampai kita malah termasuk dalam ‘Laknatan Lil ‘Alamin’,” sebutnya.
AF/FORUM

Comments are closed.