DPN PERADI Beri Santunan di Pesantren Khusus Yatim As-Syafi’iyah

Ketua  DPN PERADI Juniver Girsang (Tengah) menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak Yatim, disaksikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Yatim Asy-Syafi'iyah, Tuty Alawiyah (kanan), Sekjen Peradi Hasanuddin Nasution dan Wakil Ketua Umum Peradi Harry Ponto (kedua kanan) (foto Fadir/Forum)
Ketua DPN PERADI Juniver Girsang (Tengah) menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak Yatim, disaksikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Yatim Asy-Syafi’iyah, Tuty Alawiyah (kanan), Sekjen Peradi Hasanuddin Nasution dan Wakil Ketua Umum Peradi Harry Ponto (kedua kanan) (foto Fadir/Forum)

Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPN) Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) hari ini memberikan santunan kepada anak yatim di Pesantren Khusus Yatim As-Syafi’iyah, Jakarta Timur.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Umum DPN Peradi Juniver Girsang, Wakil Ketua Umum Harry pontoh dan lutfi Hakim, Sekjen Peradi Hasanuddin Nasution,  juga jajaran pengurus DPN Peradi antara lain  Haris Marbun dan Joelbaner.

Dari Pesantren Khusus Yatim As-syafihiyah hadir ibu Prof Dr Tuti Alwiyah AS. Yayasan yang membina, mendidik anak yatim yang berjumlah 250 anak berasal dari 17 propinsi. “Dulu Jumlah yang terbanyak dari Aceh, mereka adalah korban tsunami. Ada anak yang terluka dan harus menjalani operasi 3 orang. Selama 8 bulan anak-anak saya ajak berkeliling ke berbagai mesjid dan membaca Al Quran. Seiring berjalannya waktu, orangtua mereka ditemukan dan sebanyak 80 anak pulang ke Aceh. Alhamdulillah 90 anak sudah menjadi sarjana. Bahkan ada juga yang menjadi advokat,” cerita Tuti Alawiyah.

Dalam sambutannya Ketua Umum DPN Peradi Juniver Girsang mengatakan sangat terharu dengan berlangsungnya kegiatan ini. Namun terlepas dari itu, Juniver mengatakan bahwa anak yatim bisa berprestasi. “Anak yatim harus bisa menunjukkan bukti bahwa bisa berprestasi,” ujarnya.

Juniver memberi nasihat agar anak-anak yatim tidak perlu malu. Karena anak yatim pasti bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Juniver menjelaskan, bahwa kegiatan ini adalah spontanitas dari pengurus dan anggota Peradi. “Kami datang untuk berbagi untuk anak-anak yang ada di sini,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Juniver tidak bisa menyembunyikan perasaanya, dia mengatakan bahwa dirinya akan menjadi donatur secara rutin terhadap anak anak yatim di yayasan tersebut.
” Saya katakan saya akan menjadi donatur secara rutin terhadap anak anak yatim ini dan mulai saat ini saya lakukan,” tutupnya

Sementara itu, Hasanuddin Nasution, Sekjen Peradi kegiatan ini merupakan bakti nyata para advokat pada masyarakat, khususnya di bidang sosial. “Advokat bukan profesi yang elitis tetapi harus menyatu dengan masyarakat. Kita saat ini berada di bulan baik, bulan Ramadan yang penuh berkah sangat tepat untuk berbagi. Namun kedepannya kegiatan ini akan dilakukan secara rutin

Farid/Forum

Comments are closed.