Takut Tak Ikut Pilkada Serentak, Golkar Ical-Agung Mau Islah

Mahyudin (politik.beritaprima.com)
Mahyudin (politik.beritaprima.com)

Jakarta — Takut tidak bisa ikut Pilkada Serentak, dua kubu Golkar pilih jalan islah. Kader Golkar Mahyudin mengemukakan, Agung Laksono dan Aburizal Bakrie akan menyelesaikan konflik dualisme kepengurusan partai dengan baik.

“Keduanya merupakan negarawan sejati, sehingga saya optimistis masalah Golkar akan diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” kata Mahyudin saat ditemui di Sangatta, Kutai Timur, Kaltim, Jumat (15/5).

Wakil Ketua MPR ini memesan kader Golkar di seluruh daerah tidak perlu cemas dan tetap bersikap tenang, sebab persoalan Partai Golkar hanya terjadi di pusat antara kepengurusan Agung Laksono dan Aburizal Bakrie (Ical).

“Masih cukup waktu bagi keduanya untuk mencari solusi terbaik menyelesaikan persoalan itu, dalam rangka membangun Bangsa Indonesia yang kita cintai.”

“Para sesepuh dan tokoh senior Golkar di daerah berharap masalah ini cepat selesai agar rakyat juga tidak dirugikan,” tambahnya.

Dari Jakarta dilaporkan, Pengadilan Tata Usaha Negara Senin besok (18/5) akan memutuskan: menerima atau menolak gugatan kubu Aburizal Bakrie terkait Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang mengesahkan kepengurusan Partai Golkar hasil Munas Ancol, Jakarta, pimpinan Agung Laksono.

Putusan PTUN yang ditunggu-tunggu ini akan memberikan dampak sangat besar bagi keikutsertaan Partai Golkar dalam pilkada serentak yang tahapannya mulai pertengahan Juli 2015.

Ant/RB/jotz

Comments are closed.