Raja Sapta Berupaya Angkat Martabat Bangsa lewat Olahraga

Penghargaan Tokoh Kebangkitan NasionalJakarta, ForumKeadilan.com – Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Raja Sapta Ervian masuk kalangan tokoh muda eksentrik. Muda dan juga berprestasi. Ia terpilih menjadi Tokoh Kebangkitan Nasional 2015 dalam kategori Tokoh Populis yang dipilih salah satu majalah terbitan Ibukota, Jakarta Review.

Lelaki yang berusia 33 tahun pada Februari lalu tersebut merupakan Tokoh Kebangkitan Nasional 2015 termuda. Ia terpilih bersama dengan Anang Iskandar (Kepala BNN), Jacobus Karmalo Mayongpadang (politisi senior PDIP), dan Oegroseno (Mantan Wakapolri) dalam acara Malam Anugerah Kebangkitan Nasional 2015 yang digelar di Balai Sudirman, Rabu (27/5/2015). “Kaget juga sih. Tapi saya memang sudah terbiasa bergaul dengan orang yang jauh lebih tua. Seperti di PBNU saya jadi bendahara berhadapan dengan tokoh-tokoh sepuh,” jelasnya.

Soal olahraga sendiri ia merasa merupakan bagian terpenting dari hidup. Selain bagi kesehatan juga berkaitan dengan upaya mengangkat harkat dan martabat bangsa. “Apalagi kalau olahraga itu mengajarkan sportifitas. Jadi kalau saya bicara ya apa adanya, blak-blakan. Jadi saya sekarang fokus untuk olahraga Jakarta untuk berhasil kerja dengan anggaran rasional,” imbuh lelaki yang sudah mengenal olahgraga karakteka sejak sekolah dasar hingga menjadi atlet dan pembina ini.

Di PBNU sendiri–Eyi–begitu ia disapa mendapat tugas untuk mengelola aset-aset milik organisasi Islam terbesar di seluruh dunia. Dirinya pun segera membenahi dan menginventarisir masalah sekaligus kebutuhan terkait aset tersebut. “Karena saya background hukum bisnis jadi ya mengerti soal ini,” imbuh lelaki yang sudah menggondol gelar Magister Hukum dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan sedang menyelesaikan Hukum Bisnis di Universitas Indonesia tersebut.

Selain Eyi, beberapa Tokoh Kebangkitan Nasional yang terpilih adalah Tokoh Kemandirian, yakni Gde Pradnyana (mantan Sekretaris SKK Migas), Reydonnyzar Moenek (Dirjen Keuangan Daerah), Sasmito Hadinegoro (Sekjen APPI). Ada pula Tokoh Pejuang Lokal Konten Penunjang Migas, yakni T. Riza Maulana (Inspektur Muda Dirjen Migas), Albert Paris Pasaribu (Director Business Development PT Cladtek), dan Cornelia Oentarti (Konsultan Perusahaan Energi).

Dalam acara tersebut, ada pula penghargaan bagi tokoh perempuan dengan tajuk Inspiring Woman 2015. Mereka yang masuk yakni kategori Perempuan Inovatif, yakni Elsye Tanihaha (Dirut PT Sarana Pundi Utama), Julli Tjindrawan (Pendiri Robotic Explorer), Mien R Uno (Pendiri Yayasan Duta Bangsa), Retno Iswari Tranggono (Pendiri Ristra Group), dan Veronica Tan (Ketua Dekranasda & DKI Jakarta).

Ada lagi kategori Perempuan Independen yaitu Elza Syarief (Pengacara/Ketua Iwapi), Maya Rumantir (DPD RI), Eni Sumarni (DPD RI), Fitri Krisnawati (Principal Global Sevilla) dan Putri Tanjung (Founder & CEO Creativepreneur Event Creator). Serta kategori Perempuan Tangguh diberikan kepada, Khofifah Indar Parawansa (Menteri Sosial), Sylviana Moerni (Deputi Gubernur DKI Jakarta), Dayu Padmara Rengganis (Direktur PPI), Merry Harun (Direktur PT Datascrip).

Comments are closed.