Jelang Perpisahan, Gerrard Enggan Meneteskan Air Mata

Steven Gerrard menyesal tidak bisa memberikan trofi Liga Premier Inggris selama membela Liverpool. (itv.com)
Steven Gerrard menyesal tidak bisa memberikan trofi Liga Premier Inggris selama membela Liverpool. (itv.com)

Liverpool, ForumKeadilan.com – Tampaknya kapten tim Liverpool, Steven Gerrard masih berat untuk meninggalkan klub yang dibelanya selama hampir dua dekade terakhir. Pemain 34 tahun itu mengakui jika dirinya tak kuasa ketika nantinya melewati momen melambaikan tangan tanda perpisahan dengan publik Anfield.

Mantan penggawa tim nasional Inggris itu akan memainkan pertandingan kandang terakhir bersama The Reds ketika menjamu Crystal Palace pada akhir pekan ini. Gerrard sendiri merupakan salah satu pemain pujaan publik Anfield.

“Saya tidak tahu akan menjadi seperti apa pada akhir pertandingan, ketika saya benar-benar mengucapkan selamat tinggal,” ucap Gerrard, seperti dikutip Reuters. “Saya mencemaskan momen ini akan berjalan aneh karena saya akan sangat merindukannya, bermain di depan para penggemar di Anfield dan bersama rekan-rekan setim saya.”

“Itu akan emosional namun rencananya adalah tetap bersatu dan menghindari air mata,” imbuh pemain yang akan bergabung dengan Los Angeles Galaxy saat kompetisi musim ini berakhir.

Hanya ada sedikit pemain yang mengenakan seragam klub mereka dengan tingkat kebanggaan yang sama seperti Gerrard, dan dia pun menuturkan bahwa dirinya menikmati saat-saat puncak yang luar biasa, serta sejumlah penurunan yang kejam selama bertahun-tahun.

Menurut Gerrard, tidak memenangi gelar Liga Utama Inggris memberi noda terhadap kenangan-kenangannya, dan dia tak lupa memberi penghormatan kepada mantan pelatih Gerard Houllier. “Saya berutang banyak kepada Gerard Houllier. Dia merupakan figur bapak dan saya memenangi tiga trofi di bawah (asuhan) dia,” tukasnya.

“Dia membuat saya menjadi kapten saat (saya) berusia 23 tahun dan itu merupakan hal yang berani untuk dilakukan.”

Suatu saat nanti, Gerrard berharap dirinya bisa kembali ke Anfield dalam perannya sebagai pelatih tim. “Untuk mengambil peran di klub ini, pertama dan yang utama Anda harus cukup bagus, Anda tidak pernah mengambil peran di sini berdasarkan reputasi.” reu/ant/blc

Comments are closed.