Kepala BRI Marihat Siantar “Larikan” Uang Rp2,9 Miliar

SIANTAR – Mangarahut Sitorus sepertinya rela dipenjara, asalkan mendapat uang miliaran rupiah. Kepala Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Marihat, Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, ini nekat membobol brankas bank yang dipimpinnya. Mangarahut diciduk polisi setelah menggondol Rp 2,9 miliar uang nasabah bank tersebut.
Mangarahut Sitorus ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Siantar di rumahnya Jalan Pangad, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari. “Tersangka masih kita periksa. Tersangka tetap tak mau menyebutkan uang curiannya disimpan di mana,” kata Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Jarosman Sinaga, Selasa (3/3/2015).
Menurutnya, Mangarahut Sitorus ditangkap setelah Kepala Cabang BRI Pematangsiantar membuat laporan. Saat diperiksa penyidik, Mangarahut Sitorus mengakui perbuatannya, namun tetap tidak mau menyebutkan dimana uang yang dicurinya itu disimpan.
“Tersangka dilaporkan atasannya. Tersangka sempat menghilang bersamaan dengan hilangnya uang Rp2,9 miliar yang ada di dalam brankas. Pihak bank curiga Sitorus pelakunya, soallnya brankas tidak rusak, sementara yang memegang kunci brankas cuma dia,” terangnya.
Dalam pemeriksaan, Mangarahut Sitorus mengaku pencurian itu dilakukannya Jumat malam lalu (27/2/2015), setelah bank tutup. “Dia pegang kunci brankas. Setelah membuka brankas, uang itu disimpannya dalam tiga kotak, dan meminta office boy membawa ke rumahnya,” tukas AKP Jarosman Sinaga. (Zainul Arifin Siregar)

Kasat Reskrim Polresta Siantar AKP Jarosman Sinaga saat ditanyai wartawan.
Kasat Reskrim Polresta Siantar AKP Jarosman Sinaga saat ditanyai wartawan.

Comments are closed.