Tersandung Kasus Suap, Jepang Tendang Aguirre

Javier Aguirre. (marca.com)
Javier Aguirre. (marca.com)

Tokyo, ForumKeadilan.com – Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA), Selasa (3/2), resmi memutus kontrak pelatih timnas Javier Aguirre, setelah pelatih asal Meksiko tersebut saat ini sedang diinvestigasi karena kasus suap. Aguirre sempat menepis jika dirinya terlibat dalam kasus suap ketika namanya disebut dalam investigasi antikorupsi di Spanyol.

JFA pun masih tetap memberikan kepercayaan kepada Aguirre hingga putaran final Piala Asia di Australia akhir bulan lalu.

Akan tetapi, Ketua JFA, Kuniya Daini mengungkapkan bahwa pihaknya memutuskan untuk tidak memakai Aguirre lagi, karena khawatir kasusnya dapat mengganggu persiapan timnas Jepang menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia mendatang. “Kami telah menetapkan bahwa kami akan menghentikan kontrak Aguirre,” tegas Daini, seperti dikutip Reuters.

“Yang utama dalam hal ini adalah kami ingin menyampaikan kepada Aguirre bahwa alasan penghentian kontrak ini adalah karena kami ingin menghindari risiko terhadap persiapan tim nasional ke Piala Dunia,” terang Daini. “Ada kemungkinan bahwa ia akan menggugat dan membawa hal ini ke pengadilan,” imbuhnya.

Sebelumnya, jaksa antikorupsi Spanyol telah menyebut nama Aguirre dalam investigasinya terkait kemenangan Real Zaragoza 2-1 atas Levante pada hari terakhir kompetisi La Liga musim 2010/2011. Kemenangan itu membuat Zaragoza yang saat itu dilatih Aguirre terhindar degradasi. Jaksa menuduh para pemain Levante menerima bayaran total USD1,49 juta agar mengalah dalam pertandingan itu.

Aguirre, yang pernah menukangi timnas Meksiko dan Atletico Madrid, membantah terlibat dalam pengaturan hasil pertandingan dan menolak untuk membicarakan hal itu saat menangani Jepang di Piala Asia 2015.

Jepang empat tahun lalu menjuarai Piala Asia, namun tahun ini tersisih di perempat final setelah kalah adu penalti dari Uni Emirat Arab. blc/ant

Comments are closed.