Pengamat: Putusan PTUN Bubarkan PPP Romy

Heri Budianto (facebook.com)
Heri Budianto (facebook.com)

Jakarta — Pengamat politik dari PolcoMM Institute Heri Budianto mengatakan diterimanya gugatan PPP kubu Djan Faridz oleh PTUN akan berdampak pada bubarnya dukungan PPP kubu Romahurmuziy dalam koalisi partai pemerintah yang tergabung dalam KIH.

“Dengan keputusan ini PPP kubu Romy terancam keberadaannya di dalam pemerintah,” kata Heri di Jakarta, Rabu (25/2).

Dia mengatakan dengan putusan PTUN itu maka keberadaan dukungan KIH di parlemen dan pemerintahan akan terpengaruh. Selain itu putusan itu juga berpengaruh pada komposisi DPW-DPW PPP tingkat 1 dan tingkat 2 yang ada di seluruh Indonesia.

“Ini juga akan berpengaruh pada persiapan PPP menghadapi pilkada serentak. Apalagi penjaringan calon-calon yang siap berlaga di pilkada sudah dibuka sesuai dengan rekomendasi mukernas (kubu Romahurmuziy) pekan lalu,” kata dia.

Pada hari ini PTUN mengabulkan gugatan mantan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali terhadap Menkumham Yasonna Laoly yang mengesahkan kepengurusan PPP kubu Romahurmuziy.

Kala itu Menkumham mengesahkan kepengurusan kubu Romahurmuziy, hanya selang sehari setelah dilantik Jokowi.

Ant/RPAJ/RCH

Comments are closed.