Pendukung Rudi Soik Padati Ruang Sidang

Brigadir Pol Rudi Soik (floresa.co)
Brigadir Pol Rudi Soik (floresa.co)

Kupang — Sejumlah massa pendukung Brigadir Polisi Rudy Soik yang akan menjalani sidang putusan terakhir pada Selasa (17/2) memadati Pengadilan Negeri Klas 1A Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) baik di luar ruang maupun di dalam.

Dari pantauan di lokasi, massa yang menamakan diri mereka Aliansi Masyarakat Sipil Dukung Keadilan dan Perdamaian (AMSDKP) terlihat berkumpul di depan pengadilan menunggu dimulainya persidangan.

Koordinator Umum AMSDKP Fr Christo Ngasi saat ditemui mengatakan sejumlah gabungan masa ini terdiri dari Aliansi Menolak Perdagangan Orang (Ampera), Jaringan Relawan Untuk Kemanusiaan (Jeruk), kelompok biarawan dan biarawati (pastor dan suster), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) serta tokoh-tokoh agama yang berada di Kupang.

“Hari ini kami semua turun untuk mendengar putusan akhir dari saudara kami Rudy Soik,” kata Fr Christo Ngasi saat menunggu di mulainya sidang.

Massa yang datang dari berbagai kelompok tersebut terlihat menggunakan baju berwarna putih.

“Dengan baju putih ini kami harap hukum bisa lebih jeli dan adil dalam memutuskan hasil akhir dari persidangan ini,” tambahnya.

Rudy Soik merupakan anggota Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur yang pernah melaporkan atasannya ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) karena teridentifikasi kasus mafia human trafficking di NTT. Namun kemudian malah dia yang dijadikan tersangka dengan alasan penganiayaan terhadap Ismi Pati Sanga yang diduga merupakan kaki tangan sindikat penyelundup manusia (TKW/TKI) bernama Tony Seran. Tony Seran hingga kini masih buron.

Sampai berita ini diturunkan, sidang yang direncanakan dimulai 10.00 WITA, harus diundur dan baru dimulai pada 11.30 WITA.

Ant/KK/jotz

Comments are closed.