Parkir Liar Penyebab Kemacetan di Manado

Vicky Koagouw
Vicky Koagouw/Didi Wongso

Manado, ForumKeadilan.com – Aksi parkir liar yang kerap dilakukan oleh para sopir angkutan umum dan mobil pribadi di beberapa badan jalan di kota Manado, segera akan ditertibkan oleh Dishub Manado. Menurut Drs. Vicky Koagouw, selaku kepala Dishub Manado, belum lama ini menyatakan masalah parkir disembarangan tempat atau liar menjadi penyebab utama kemacetan. Sehingga dalam waktu dekat ini pihaknya akan bekerjasama dengan dinas lalu lintas Polresta Manado, untuk segera melakukan penertiban.

Ihwal parkir liar ini juga sebelumnya pernah disentil oleh Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan beberapa waktu lalu. Saat itu Harley dengan nada tegas mengatakan akan menderek paksa semua mobil yang parkir di badan jalan yang alur lalu lintas kendaraannya ramai dan padat. “Setidaknya ada beberapa jalan yang masuk kategori ramai dan padat lalu lintas kendaraan seperti Jalan Sam Ratulangi, Boulevard, Piere Tendean dan Sudirman. Saya akan pantau terus masalah parkir liar ini dan pasti akan ada tindakan tegas,”katanya mengingatkan.

Menyikapi peryataan tegas Wakil Walikota tersebut, Vicky Koagouw menuturkan bila ada petunjuk untuk segera melakukan penertiban maka pihaknya siap action. “Perlu saya tambahkan sebetulnya tidak hanya di beberapa  jalan itu yang perlu disterilkan dari aksi parkir liar. Tapi di tempat lain juga seperti di bundaran taman kesatuan bangsa (TKB), area pasar 45 dan jalan Yos Sudarso. Selama ini anggota kami tetap menjalankan tugas penertiban aksi parkir liar tersebut,”ujarnya.

Koagouw menambahkan bila operasi penertiban parkir liar ini terlaksana maka pihaknya tak cuma memberikan efek jera bagi pemilik kendaraan, juga petugas parkirnya. Sebab selama ini ada indikasi bahwa banyak bermunculan tukang parkir bodong. “Masalah ini memang pernah beberapa kali dikeluhkan oleh warga masyarakat. Tapi setelah kami tidak lanjuti di lapangan hasilnya nihil. Saya berpikir bisa saja aksi petugas parkir bodong itu dilakukannya pada waktu-waktu tertentu.  Sehingga sulit terjamah oleh petugas kami. Namun bila ketangkap kami akan proses sesuai hukum. Sebab perbuatan itu sudah melanggar norma hukum karena mencari keuntungan secara liar,”pungkasnya.

Didi Wongso

Comments are closed.