Kicau SBY: Lebih Baik Saya Tidak Temui Jokowi

Akun Twiter @SBYudhoyono (asbida48.blogspot.com)
Akun Twiter @SBYudhoyono (asbida48.blogspot.com)

Jakarta — Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakin Presiden Joko Widodo mampu atasi kisruh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) setelah ditundanya Budi Gunawan menjadi kapolri karena ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

“Saya menilai persoalan ini tidak sangat rumit dan solusinya pun tersedia. Saya juga yakin Presiden Jokowi akan bisa mengatasinya,” kata SBY dalam akun twitternya @SBYudhoyono yang diunggah Rabu siang (4/2).

SBY mengunggah sembilan kicauan dengan tanda *SBY* yang artinya langsung ditulis oleh dirinya.

Dalam “kicauannya”, SBY mengaku banyak permintaan baik melalui facebook, twitter maupun sms agar dirinya turut membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

Namun dirinya merasa perlu untuk menahan diri agar semakin tidak memperkeruh suasana.

“Meskipun banyak yg meminta, lebih baik saya tidak bertemu Pak Jokowi. Bisa menimbulkan prasangka mengintervensi dan mempengaruhi,” kicau SBY.

Menurut SBY, saat ini rakyat dikejutkan banyak cerita “di balik layar” yang tidak baik terkait permasalahan tersebut.

“Suasana bertambah tidak baik, karena kini terjadi saling serang dan buka-bukaan, tanpa diketahui mana yang benar dan mana yang tidak,” kicau.

Untuk itu, semua perlu diklarifikasi agar kepercayaan rakyat tidak runtuh. “Ingat, para pemimpin dan pejabat negara, lembaga-lembaga penegak hukum dan juga partai-partai politik, semua perlu kepercayaan rakyat,” kicau SBY “Oleh karena itu perlu dilakukan klarifikasi apakah berita-berita buruk itu fitnah atau fakta. Yang paling baik, ceritakanlah kebenaran,” mengakhiri kicauan soal KPK-Polri.

Ant/arnaz/MAI

Comments are closed.