Jokowi Sudah Kehilangan Momentum

Dr Ahmad Atang, MSi (luwuraya.net)
Dr Ahmad Atang, MSi (luwuraya.net)

Kupang — Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang Ahmad Atang berpendapat, Presiden Joko Widodo telah kehilangan momentum dalam memutuskan calon Kapolri karena publik sudah membangun persepsi negatif.

“Bagi saya, apapun yang akan diputuskan presiden tidak menguntungkan secara politis. Presiden telah kehilangan momentum karena publik sudah membangun persepsi yang negatif terhadap presden,” kata Ahmad Atang, di Kupang, Minggu (15/2).

Presepsi negatif terhadap presiden karena lamban memutuskan calon Kapolri. Publik dapat menduga bahwa presiden sedang terhimpit oleh berbagai kepentingan dan presiden tidak mampu memilih dan memilah mana yang terbaik buat bangsa dan negara, kata Ahmad Atang.

Menurut dia, Presiden hanya mempunyai dua pilihan yaitu melantik Budi Gunawan menjadi Kapolri atau memproses ulang calon kapolri. Presiden menunda atau mempercepat memutuskan tetap sama nilainya.

Dia mengatakan, jika dari awal presiden sudah bersikap, walaupun salah tetapi ada kepastian dan kisruh tidak menjalar ke mana-mana.

Publik telah terpolarisasi antara yang mendukung dan menolak, sehingga apapun yang akan diputuskan Presiden Jokowi akan menjadi catatan buram dalam sejarah, katanya.

Melantik BG berarti melawan kehendak sebagian besar publik dan jika tidak melantik maka citra Polri mengalami degradasi.

Dia menambahkan, kisruh KPK dan Polri tidak kunjung teratasi karena Presiden Jokowi ingin memuaskan semua pihak dan presiden tidak mau disalahkan sendirian atas keputusan yang akan diambilnya.

Karena itu Presiden Jokowi meminta pendapat dari semua pihak, termasuk membentuk tim sembilan.

Apapun masukan yang diberikan terkait Kapolri, Presiden hanya mempunyai dua pilihan yaitu melantik BG atau memproses ulang calon kapolri. Presiden menunda atau mempercepat memutuskan tetap sama nilainya.

Namun demikian, apapun yang akan diputusankan presiden, menurut dia tidak menguntungkan secara politis. Presiden telah kehilangan momentum karena publik sudah membangun persepsi yang negatif terhadap presiden.

Ant/BT

Comments are closed.