Mabuk di Dalam Pesawat, Rp586 Juta Melayang

Brendan James Tume (au.news.yahoo.com)
Brendan James Tume (au.news.yahoo.com)

Perth, ForumKeadilan.com – Ulah seorang pria di Australia ini memang tak layak untuk ditiru. Pria 23 tahun yang diketahui bernama Brendan James Tume terpaksa harus membayar denda total sekitar USD58.000 atau sekitar Rp586 juta, karena telah mengganggu penerbangan dari Perth ke Sydney.

Seperti dilaporkan Radio Australia, Pengadilan Negeri Perth, Kamis (22/1), menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp101 juta dan harus membayar Rp485 juta ke sebuah maskapai penerbangan di Australia atas dua tuduhan. Dalam persidangan sendiri, Brendan mengaku bersalah telah mengganggu penerbangan yang membawa 81 penumpang dan awak kabin pada Juli tahun lalu.

Sore hari saat penerbangan tersebut, Brendan terungkap mabuk dan tertidur. Menurut Jaksa Kate Gregory, awak kabin sempat berpikir bahwa Brendan pingsan, dan ketika mencoba untuk membangunkannya, Brendan menjadi marah, agresif dan kasar.

Lantas, saat tidak bisa menemukan dompetnya, Brendan justru melemparkan majalah, lalu mengepalkan tangan dan mengguncang kru pesawat seraya melantangkan ucapan: “Saya akan membuat perhitungan denganmu. Saya akan membuat gempar dan membawa pesawat ini turun.”

Akibat ulah Brendan, pilot pun memutuskan untuk membawa kembali pesawat ke Perth demi keselamatan penumpang dan awak kabin. Pesawat pun mendarat kembali di Perth sekitar pukul tujuh malam.

Insiden tersebut, ujar Jaksa Kate, membuat para penumpang dan maskapai penerbangan mengalami kerugian finansial, karena penerbangan tak bisa dilanjutkan hingga hari berikutnya, berkat jam malam di bandara Sydney. “Penumpang harus dikirim ke sebuah hotel dan pesawat harus mengisi ulang bahan bakar,” sambungnya.

Sementara itu, Brendan sendiri mengaku menyesal bahwa tindakannya mungkin telah membuat penumpang, khususnya anak-anak, ketakutan. Di samping itu, dia juga menuturkan jika dirinya tidak memiliki niat sedikitpun untuk mencelakakan siapapun. -blc/abc-

Comments are closed.