Harga BBM Turun, Tarif Angkot Bisa Turun?

Suasana Angkot di Jalan M Yamin, Padang (pincurantujuah.wordpress.com)
Suasana Angkot di Jalan M Yamin, Padang (pincurantujuah.wordpress.com)

Padang Panjang — Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), akan menyesuaikan tarif angkutan umum dalam kota pasca-penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 Januari 2015.

“Kami akan bahas penurunan tarif angkutan umum dalam kota dengan instansi terkait dan stake holder,” kata Sekretaris Dinas Perhubungan dan Informatika Padang Panjang, Zulheri di Padang Panjang, Senin (5/1).

Dia menambahkan pembahasan penurunan tarif angkot tersebut harus dilakukan secepat mungkin mengingat harga BBM juga sudah mengalami penurunan.

“Kami juga imbangi penurunan tarif angkutan umum dalam kota dengan besaran penurunan harga BBM, sehingga tidak ada yang dirugikan dalam hal ini,” ujarnya.

Ia mengatakan kenaikan tarif angkutan umum dalam kota sebelumnya juga terjadi pada Desember 2014, karena harga BBM bersubsidi mengalami kenaikan.

“Maka sudah seharusnya juga kami menurunkan tarif angkutan umum dalam kota, untuk mengimbangi penurunan harga BBM,” sebutnya.

Penuruna harga BBM, kata dia, ada sekitar 11 persen dari harga sebelumnya, sehingga untuk sementara Dinas Perhubungan juga akan menurunkan tarif angkutan umum dalam kota sebesar 11 persen.

Tarif angkutan dalam Padang Panjang sebelumnya berfariasi sesuai dengan tingkatan umur. “Untuk dewasa biasanya sebesar Rp3.500 per orang dan bagi pelajar sebesar Rp2.000 per orang,” ujarnya.

Selain angkutan umum dalam kota, Padang Panjang juga memiliki angkutan umum Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), namun dalam hal ini pemerintah setempat tidak akan membahas penurunan tarif angkutan umum tersebut.

“Kalau angkutan AKDP, yang memiliki kebijakan dalam menurunkan tarifnya adalah pihak provinsi,” katanya.

BBM jenis premium diturnkan oleh pemerintah sejak 1 Januari 2015 dengan harga Rp 7.600 perliter jika sebelumnya Rp8.500 perliter.

Masyarakat Padang Panjang Amir menyambut baik penurunan tarif angkot yang direncnakan pemerintah setempat.

“Lebih cepat lebih baik, karena kami saat ini masih membayar tarif angkutan umum dalam kota dengan harga lama, sedangkan harga BBM sudah turun,” katanya.

Ant/H

Comments are closed.