Picture: Permasalahan TNI dan POLRI

Anggota MPR Fraksi Hanura Sarifuddin Suding (tengah) bersama Pengamat Kepolisian Erlangga Masdiana (kiri) dan Pengamat Militer Hari Priyantoro (kanan) memaparkan akar permasalahan perselisihan TNI - POLRI dalam diskusi di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/12). Pembicara sepakat bahwa perselisihan tersebut harus diselesaikan melalui jalur hukum, memperbaiki kesejahteraan anggota, memperkuat seleksi aparat penegak hukum serta memperbaiki kurikulum pendidikan militer dan kepolisian. FORUM/Arief Manurung
Anggota MPR Fraksi Hanura Sarifuddin Suding (tengah) bersama Pengamat Kepolisian Erlangga Masdiana (kiri) dan Pengamat Militer Hari Priyantoro (kanan) memaparkan akar permasalahan perselisihan TNI – POLRI dalam diskusi di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/12). Pembicara sepakat bahwa perselisihan tersebut harus diselesaikan melalui jalur hukum, memperbaiki kesejahteraan anggota, memperkuat seleksi aparat penegak hukum serta memperbaiki kurikulum pendidikan militer dan kepolisian. FORUM/Arief Manurung

Anggota MPR Fraksi Hanura Sarifuddin Suding (kanan) bersama Pengamat Kepolisian Erlangga Masdiana (kiri) memaparkan akar permasalahan perselisihan TNI - POLRI dalam diskusi di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/12). Pembicara sepakat bahwa perselisihan tersebut harus diselesaikan melalui jalur hukum, memperbaiki kesejahteraan anggota, memperkuat seleksi aparat penegak hukum serta memperbaiki kurikulum pendidikan militer dan kepolisian. FORUM/Arief Manurung
Anggota MPR Fraksi Hanura Sarifuddin Suding (kanan) bersama Pengamat Kepolisian Erlangga Masdiana (kiri) memaparkan akar permasalahan perselisihan TNI – POLRI dalam diskusi di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/12). Pembicara sepakat bahwa perselisihan tersebut harus diselesaikan melalui jalur hukum, memperbaiki kesejahteraan anggota, memperkuat seleksi aparat penegak hukum serta memperbaiki kurikulum pendidikan militer dan kepolisian. FORUM/Arief Manurung

Comments are closed.