Korban: Pelaku Gunakan Taksi Espress

Lampu Penanda Taksi Express (iklantaksikreatif.wordpress.com)
Lampu Penanda Taksi Express (iklantaksikreatif.wordpress.com)

Jakarta — Korban tindak kejahatan RP (30), karyawati salah satu perusahaan di Jakarta menyebutkan pelaku perampokan menggunakan Taksi Express dengan modus memodifikasi bagasi dan kursi atau jok belakang kendaraan untuk sembunyi pelaku.

“Saya pastikan itu Express karena ada LED (lampu) merah di depan dashboard dan terdapat logo Express pada jok belakang,” kata RP di Jakarta, Rabu (3/12).

RP menyebutkan biasa menggunakan jasa Taksi Bluebird atau Express saat pulang kerja di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Selatan.

RP juga mengingat nomor pintu taksi berwarna putih tersebut yaitu DP-8012 yang digunakan pelaku untuk beraksi.

Bahkan setelah kejadian, RP sempat menghubungi pusat penerangan Taksi Express yang membenarkan nomor pintu DP-8012 merupakan armada taksi tersebut.

RP mengungkapkan petugas operator pusat penerangan Taksi Express juga membenarkan armada nomor pintu DP-8012 mengangkut penumpang di sekitar pusat perkantoran korban.

Saat itu, RP memberitahukan menjadi korban perampokan kepada operator Taksi Express tersebut.

Selama menggunakan jasa Taksi Express, RP mengaku tidak bermasalah atau menjadi korban perampokan.

Karyawati salah satu perusahaan swasta itu menjadi korban perampokan saat menumpang taksi di sekitar SCBD Jakarta Selatan, Senin (1/12.

RP menceritakan perampokan terjadi saat taksi melintasi terowongan SCBD mendadak muncul seorang pria mendorong jok belakang yang muncul dari bagasi.

“Pelaku muncul dari jok belakang langsung mencekik leher saya,” ungkap RP.

Kemudian pelaku mengancam korban agar tidak berteriak dan mengeluarkan barang berharga di dalam tas milik RP dan memaksa menyebutkan PIN ATM untuk mengambil uang.

Usai beraksi pelaku sempat membawa korban ke arah Kebayoran Lama kemudian RP diturunkan di sekitar Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Pelaku memberikan uang Rp150 ribu untuk ongkos pulang kepada korban usai beraksi menguras barang berharga milik RP.

Akibat perampokan itu, korban kehilangan komputer jinjing (laptop), iPhone 5S, perhiasan dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA.

Ant/TR

Comments are closed.