Hosni Mubarak Bisa Bebas Lebih Awal

ForumKeadilan.com, Kairo – Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak yang dipenjarakan bisa dibebaskan lebih awal setelah menjalani dua pertiga dari hukuman korupsi dan melihat tuduhan pembunuhan dicabut, kata pengacaranya, Minggu (30/11).

Satu pengadilan Mesir, Sabtu, menolak tuduhan pembunuhan terhadap Mubarak atas kematian para demonstran selama pemberontakan negara pada 2011.

Mubarak, yang memerintah Mesir selama tiga dekade sampai digulingkan dari kantornya, juga dibebaskan dari biaya korupsi tetapi diharapkan untuk tinggal di penjara sampai tiga tahun hukuman dalam kasus korupsi yang terpisah.

Tetapi pengacaranya, Farid al-Deeb, mengatakan kepada AFP bahwa Mubarak, 86 tahun, bisa memanfaatkan pembebasan lebih awal dari rumah sakit militer di mana dia ditahan.

“Mubarak sudah menjalani dua-pertiga dari masa hukumannya sejak kali pertama dilakukan penahanan awal 2011 penangkapannya diperhitungkan,” kata Deeb. “Berdasarkan amandemen undang-undang baru-baru ini, akan ada pembebasan setelah dua-pertiga dari keputusan dijalani.”

Keputusan menarik tuduhan pembunuhan Sabtu membuat marah lawan-lawan Mubarak, dengan sekitar 1.000 orang berkumpul di lapangan pusat Kairo untuk mencela pemerintah.

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan para pengunjuk rasa dan bentrokan tersebar meletus, meninggalkan dua orang tewas serta sembilan lainnya terluka, menurut jumlah baru yang diumumkankan oleh Kementerian Kesehatan.

Setidaknya 85 orang ditangkap, tetapi semua kecuali empat orang dibebaskan, kata pengacara hak asasi manusia Ramy Ghanem kepada AFP.

Dia tidak dapat mengatakan mengapa empat orang itu masih ditahan. ant

Comments are closed.