Doa Bersama Warnai Jakarta Night Festival

Jakarta, ForumKeadilan.com – Para pengunjung acara Jakarta Night Festival (JNF) atau malam pergantian tahun baru 2015 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Rabu (31/12) malam, mengiyakan pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat tentang perayaan tahun baru juga harus menghormati korban-korban bencana.

“Mungkin baiknya ada semacam zikir bersama. Sebagian lain bisa menggalang dana atau bantuan bagi korban,” kata Siti Hadijah (28) warga Cililitan yang dijumpai Antara di lokasi JNF Jalan Thamrin Jakara.

Siti berharap pada 2015 bangsa Indonesia lebih siap menghadapi bencana dengan mengubah perilaku terutama banjir, selain harapan tentang harga barang-barang kebutuhan pokok yang lebih terjangkau.

Pengunjung lain Legiyanto (21) mengatakan kegiatan amal dalam JNF 2015 akan lebih menunjukkan rasa simpati kepada para korban bencana, baik longsor, banjir, kebakaran, maupun pesawat jatuh.

“Doa bersama bagus, tapi acara amal akan lebih baik. Tapi kalau tidak dapat memberi sumbangan ya minimal doa,” kata Legiyanto yang juga warga Semarang.

Legiyanto berharap 2015 menjadi tahun perbaikan bagi Indonesia seperti penindakan korupsi yang lebih kencang dari Komisi Pemberantasan Korupsi, kemajuan bidang olahraga terutama sepak bola, dan perbaikan ekonomi.

Warga Lenteng Agung Jakarta Selatan Ari (42) mengatakan perayaan malam tahun baru sebaiknya tidak terlalu meriah meskipun sudah menjadi tradisi tahunan.

“Iya, mestinya ada doa bersama. Lebih bagus lagi jika ada acara amal bagi para korban,” kata Ari yang mengajak keluarganya menikmati malam pergantian tahun di Bundaran HI.

Ari berharap Indonesia akan lebih aman dan maju dengan peningkatan kesejahteraan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiagakan lebih dari 200 petugas kesehatan, lebih dari 30 mobil ambulan, dan dua pos besar di sepanjang jalan penyelenggaraan JNF 2015.

Puluhan personel dari Polda Metro Jaya juga tampak berpatroli di sekitar bundaran HI selain jalur evakuasi dari pagar besi di sekeliling kolam Bundaran HI.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan malam pergantian tahun tetap dapat dirayakan, tapi tidak diisi dengan acara hura-hura.

Djarot meminta warga yang datang untuk ikut mendoakan korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501.

“Ini Indonesia dalam suasana duka, bencana habis di Banjarnegara, sekarang jatuhnya pesawat AirAsia. Ini suasana penuh duka. Jadi dirancang doa bersama di setiap panggungnya,” kata Djarot. ant

Comments are closed.