Hendra/Ahsan Susah Payah Tembus Laga Puncak

ForumKeadilan.com, Kowloon – Pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berhasil melaju ke putaran final Hong Kong Open Super Series 2014 usai mengalahkan Mads Pieler Kolding/Mads Conrad-Petersen dari Denmark, 21-16, 15-21, 21-19.
Langkah Hendra/Ahsan ke babak final ini melampaui pencapaian mereka di turnamen yang sama pada tahun lalu, dimana keduanya terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan oleh Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong (Korea).
Pertarungan sengit yang berlangsung selama 58 menit ini menyita perhatian penonton di stadion Hong Kong Coliseum. Hendra/Ahsan yang menang meyakinkan di game pertama, harus kehilangan game kedua saat duo Mads ini mengubah tempo permainan.
Di game ketiga, Hendra/Ahsan tinggal butuh satu poin lagi untuk memenangkan pertandingan pada kedudukan match point 20-15. Namun reli-reli seru mewarnai duel kedua pasangan ini hingga Hendra/Ahsan balik di bawah tekanan saat pasangan Denmark meraih empat poin berturut-turut hingga memperkecil ketertinggalan mereka menjadi 19-20. Namun akhirnya Dewi Fortuna berpihak kepada Hendra/Ahsan, satu pengembalian yang menyangkut di net dari duo Mads membuat Hendra/Ahsan menutup game ketiga.
“Saat itu pertahanan lawan kuat sekali, mereka sulit untuk ditembus. Saat sudah mau mematikan bola, malah bola mati malah bolanya balik dan menyulitkan, malah jadi kami yang kehilangan poin,” kata Ahsan ketika ditanya komentarnya.
“Kami sempat kehilangan game kedua karena lawan mengambil alih serangan. Sedangkan di game pertama kami lebih berinisiatif menyerang. Kami sudah mewaspadai serangan mereka yang tajam,” tambah Ahsan.
Hendra/Ahsan masih menunggu calon lawan mereka di babak final, antara pasangan ganda Tiongkok, Liu Xiaolong/Qiu Zihan, atau Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dari Jepang. Partai final akan berlangsung Minggu (23/11), mulai pukul 13.00 waktu Kowloon, atau pukul 12.00 WIB.
“Mau lawan siapa saja kami siap, kalau sudah sampai final semua lawan itu berat. Yang penting kami harus bisa mengembangkan pola permainan kami terlebih dahulu, menyerang duluan,” jelas Hendra. (pbsi)

Comments are closed.