Satu Ganda Campuran Ikuti Jejak Owi/Butet

ForumKeadilan.com, Odense – Pasangan ganda campuran Riky Widianto/Richi Puspita Dili berhasil mengekor sukses Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dengan melangkah ke babak perempat final Denmark Open Super Series Premier 2014. Riky/Richi memetik kemenangan atas wakil China, Liu Yuchen/Yu Luo, 22-20, 24-22. Hasil ini sekaligus memastikan Riky/Richi memenuhi target yang telah ditetapkan kepada mereka di turnamen berhadiah total 600 ribu dollar AS ini.

Berlangsung sengit, laga berdurasi 40 menit ini menarik perhatian penonton di stadion Odense Sports Park. Perolehan skor memang sangat ketat, dimana kedua pasangan saling melancarkan serangan demi serangan yang mematikan. Saat unggul match point 20-17 pada game kedua, Riky/Richi harus kembali beradu setting dengan Liu/Yu seperti halnya di game pertama.

Satu pertahanan yang luar biasa ditunjukkan Riky/Richi demi meraih poin kemenangan pada kedudukan 23-22. Riky sampai rela jatuh bangun kesana kemari mengejar bola di area belakang lapangan, sementara Richi selalu siap menggebuk di depan net. Tak jarang keduanya saling meneriakkan nama pasangannya agar siap menerima pengembalian dari lawan.

Perjuangan Riky/Richi berbuah manis, pasangan rangking 13 dunia ini sukses meraih tiket perempat final sekaligus menyusul Tontowi/Liliyana yang sudah lebih dulu melaju, juga dengan menaklukkan wakil China, Lu Kai/Huang Yaqiong, 21-12, 21-11.

“Kami banyak melakukan kesalahan yang enggak-enggak, saat adu setting sempat tegang juga. Liu sebetulnya hanya menang power saja, bola-bola halusnya agak kurang. Sementara pemain putrinya sepertinya belum biasa bermain ganda campuran, jadi bola-bola depannya tidak mematikan,” tambah Richi.

“Sebelum bertanding kami berpikir kalau kans untuk menang itu pasti ada, apalagi mereka baru saja bermain ganda campuran. Namun kami sudah siap untuk menghadapi mereka yang pastinya sama dengan tipikal pemain China yang susah dimatikan dan pasti harus siap capek,” imbuh Richi yang bersama Riky merupakan juara Yonex Sunrise Indonesian Masters 2014 dan Dutch Open Grand Prix 2014.

“Kami bersyukur bisa tampil cukup baik hari ini, rasa percaya diri kami memang tengah naik dengan berhasil meraih dua gelar juara di tahun ini. Mengenai pertandingan tadi, kami memang mati-matian sekali, satu poin sangat berharga buat kami, sebelum bola jatuh harus semangat terus. Pokoknya kami memaksa, jangan sampai rubber game,” ungkap Riky.

Saat berita ini diturunkan, pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto tengah bertanding melawan wakil China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Sementara Praveen/Debby tertinggal di game pertama dengan skor 15-21. pbsi

Comments are closed.