PRESIDEN BERGANTI KORUPSI ABADI DUA

Gadis Belia Diperkosa 8 Pria Mengaku Polisi

diperkosa-ilustrasi

MEDAN – Khairunnisa ketiban sial. Gadis 19 tahun ini diperkosa 8 begundal menyaru polisi. Warga Jalan Pratun Medan Estate itu, digilir ala sumkuning.
Informasi diperoleh, Sabtu (31/5/2014), menyebutkan bahwa kejadian yang menimpa Khairunnisa dan kekasihnya, Diki Effendi warga Jalan Karya Medan itu terjadi Kamis malam. Kasus ini dilaporkan ke Mapolresta Medan.
Kepada polisi keduanya mengaku menjadi bulan-bulanan ke 8 begundal. Mereka dianiaya, lalu sepeda motornya dirampas. Setelah menganiaya, para begundal yang mengaku polisi itu memperkosa Khairunnisa secara bergilir.
Keterangan diperoleh di Mapolresta Medan, Sabtu (31/5/2014), peristiwa perampokan, penganiayaan dan pemerkosaan ini terjadi, Kamis (29/5) dinihari, ketika pasangan kekasih itu usai nongkrong di warkop Elisabet Jalan H Misba Medan. Usai nongkrong, dengan mengendarai sepeda motor keduanya berniat pulang ke rumah. Namun, saat melintas di Jalan Sudirman Medan, persisnya dekat SPBU, keduanya dipepet 8 pria mengendarai mobil minibus hitam. Para pria itu meminta keduanya memberhentikan laju kendaraannya sembari menodongkan senjata api.
Diancam senjata api, Diki dan Nisa berhenti dan turun dari atas sepeda motornya. Lalu keduanya dituding sebagai bandar narkoba. Diki membantah tudingan begundal menyaru polisi itu. Diki dianiaya lalu dipaksa masuk mobil dan dibawa. Sedangkan pelaku lainnya mengambil sepeda motor dan membawanya kabur mengikuti laju mobil mini bus tersebut.
Saat berada di dalam mobil, Diki kembali dianiayaa. Sementara, Nisa disekap sembari dicabuli secara bergilir. Kemudian Diki dibuang di kawasan jalan tol Bandar Selamat, sedangkan Nisa dibawa keliling. Ternyata Nisa diperkosa dan dibuang di kawasan Galang, Deliserdang. Nisa dalam kondisi mengenaskan ditolong warga sekitar.
“Kami dipepet di Jalan Sudirman dan disitu kami diberhentikan sambil ditodong pakai pistol. Enggak lama dua pelaku turun katanya mereka polisi dan menuduh pacar saya sebagai bandar narkoba. Habis itu, kami dimasukkan di dalam mobil. Saya diperkosa sama mereka ramai-ramai dan pacar saya dipukuli,” terang Nisa di Mapolresta Medan. (Zainul Arifin Siregar)

You might also like

Comments are closed.