Kemendagri Siap Serahkan 3,3 Juta DPT 2014

bacaleg-psikotes-130515bForumKeadilan – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi, mengatakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan memberikan nomor induk kependudukan (NIK) kepada 3,3 juta pemilih yang telah tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak memiliki NIK.

Kendati demikian, Gamawan juga menilai, Kemendagri tidak serta merta langsung saja memberikan NIK kepada para pemilih tersebut. Kemendagri, menurut Gamawan, akan melakukan pengecekan terlebih dahulu ke lapangan untuk memastikan keberadaan para pemilih tersebut.

“Karena KPU berjanji bahwa 3,3 juta orang itu ada, maka kami bersedia memberikan. Tapi kami tetap akan mengeceknya dahulu,” terang Gamawan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (6/12).

Gamawan juga mengatakan, NIK hanya akan diberikan kepada pemilih yang telah memenuhi empat elemen lainnya kepada data kependudukan selain NIK, yakni nama, tanggal lahir, alamat, serta jenis kelamin. Untuk itu, menurutnya pengecekan ke lapangan harus dilakukan.

Selain itu Gamawan juga mengatakan, jika saat pengecekan ke lapangan ditemukan pemilih fiktif, atau pemilih yang tidak memenuhi empat elemen data kependudukan, atau pemilih yang telah memiliki NIK (dalam angka 3,3 juta), Kemendagri tidak akan lagi memberikan NIK kepada mereka.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan DPT hasil penyempurnaan, pada Rabu, 4 Desember 2013 lalu, yakni 186.172.508 orang pemilih. Angka tersebut adalah hasil penyempurnaan, yakni dengan menghapus sejumlah pemilih dari penetapan DPT pada 4 November 2013 lalu, yang sebelumnya tercatat ada 186.612.255 orang pemilih.

KPU, pada 4 November 2013 lalu itu juga menyatakan, bahwa, terdapat 10,4 juta pemilih yang belum melengkapi lima elemen pendataan kependudukan. Yang kemudian, pada 4 Desember 2013 lalu, sebanyak 7,1 juta orang pemilih, telah ditemukan NIK-nya, sehingga, saat ini tersisa 3,3 juta data bermasalah.

KPU meminta Kemendagri untuk melengkapi elemen pendataan kependudukan terhadap 3,3 juta orang pemilih tersebut, setelah KPU menjamin keberadaan 3,3 juta pemilih tersebut. FK/ARF

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.