MUI Minta KPK Tak Gentar Sihir Banten

HM Amidhan (liputan6.com)
H Amidhan (liputan6.com)

Jakarta — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak gentar dalam mengusut kasus dugaan korupsi yang melibatkan Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan yang merupakan adik dari Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Penyataan Amidhan itu dilontarkan menyangkut beredarnya kabar atas kekawatiran penggunaan ilmu hitam paska KPK mulai membidik orang nomor satu di Banten itu.

“KPK sebagai lembaga profesional tentu tidak berpengaruh dengan bentuk psywar seperti itu, karena KPK lembaga rasional dan profesional tidak akan dapat dipengaruhi. Apalagi kasusnya yang ditangani KPK akan berproses di pengadilan itu adalah hal yang fakta dan nyata tidak ada menyangkut hal-hal gaib,” katanya saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (12/10/2013).

Amidhan juga meminta agar jajaran KPK tidak mempercayai dengan hal-hal seperti itu dan percaya pada lindungan Allah, kendati memang dalam agama menyebutkan mengenai adanya sihir. Amidhan menambahkan, biasanya orang yang percaya sihir justru yang akan mudah terkena sihir, santet, teluh, dan lainnya itu.

“Biasanya orang yang percaya yang bisa terkena, kalau orang yang rasional tidak akan kena. Tapi kan didalam agama diakui ada semacam itu, karena sihir itu ada, tapi enggak boleh,” tuntasnya.

12/oke

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.