PELECEHAN SEKS ANAK

Estimasi Nilai Ekonomi Kelautan Capai USD47 Miliar

Ilustrasi. (adpforum.com)
Ilustrasi. (adpforum.com)

Jakarta, FK – Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sudirman Saad, Senin (14/10), mengatakan bahwa Indonesia memiliki modal yang besar untuk menjadi negara maritim yang maju.

“Potensi sumberdaya maritim kita cukup besar dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” ucap Sudirman di Balai Kartini, Jakarta, Senin.

Estimasi nilai ekonomi kelautan dari bidang-bidang maritim utama antara lain pertama, perikanan termasuk perikanan tangkap, budidaya, dan pengolahan sebesar USD 47 miliar per tahun. Kedua, pariwisata bahari mencapai USD 29 miliar yang tersebar di 241 kabupaten/kota.

Selain itu, potensi ekonomi dari energi terbaharukan mencapai USD 80 miliar per tahun yang terdiri dari energi arus laut, pasang surut, gelombang, biofuel alga, panas laut.

Ada juga biofarmasetika laut mencapai USD 330 miliar per tahun yang didukung oleh tingginya kelimpahan dan keanekaragaman hayati laut Indonesia untuk pengembangan industri bioteknologi bahan pangan, obat-obatan, kosmetika dan bioremediasi.

Sementara nilai ekonomi transportasi laut mencapai USD 90 miliar per tahun didukung oleh potensi jaringan transportasi laut nasional dan internasional, posisi strategis Indonesia dan ALKI.

Minyak bumi dan gas offshore mencapai USD 68 miliar per tahun. Di mana sebanyak 70 persen dari produksi minyak dan gas bumi berasal dari pesisir dan 40 dari 60 cekungan potensial mengandung migas terdapat di lepas pantai, 14 di pesisir dan hanya 6 di daratan. Seabed Mineral mencapai USD 256 miliar per tahun dan industri dan jasa maritim mencapai USD 72 miliar per tahun.

“Garam industri saja mencapai USD 28 miliar per tahun,” tutupnya. rmns/ach/mdk/blc

You might also like

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.