Cara Mudah Mendeteksi Uang USD 100 Asli

Pecahan USD 100 Asli Keluaran 2009 (FedReserve/istimewa)
Pecahan USD 100 Asli Keluaran 2009 (FedReserve/istimewa)

Jakarta, FK — Pemerintah dan Bank Sentral Amerika Serikat (US Federal Reserve) terus mengembangkan cara pengamanan mata uang dollar Amerika Serikat yang masih menjadi valuta asing paling dipercaya di berbagai kawasan dunia. Salah satu caranya adalah mengubah tampilan, warna dan perangkat keamanan di lembaran uang bernilai USD 5, USD 10, USD 20, USD 50 sampai USD 100 dengan teknologi yang paling canggih. Namun untuk mempermudah masyarakat awam, sistem pengamanan itu dibikin mudah dideteksi.

Ukuran panjang 6,14 X 2,61 inci, jenis kertas dan ketebalan uang USD 100 yang diterbitkan sejak 8 Oktober 2013 itu masih sama dengan uang pecahan USD 100 yang lama.

”Kami melakukan uji coba, pengembangan teknologi dan penggunaan bahan-bahan yang terbaik dengan investasi yang tidak sedikit untuk menciptakan desain dollar AS yang baru. Kami yakin, teknologi pengaman yang dipakai siudah selangkah di depan tekonologi yang dikuasai para pemalsu uang,” kata Michael Lambert, Chief Cashier pada US Federal Reserve, di Pusat Kebudayaan Amerika (@America) di Jakarta, Rabu (23/10).

Perbedaan paling mencolok pada desain uang USD 100 yang baru adalah dihilangkannya pola lingkaran berbentuk oval (bulat telur) yang membingkai lukisan perancang naskah proklamasi kemerdekaan AS, Benjamin Franklin. Tanda tangan yang tercantum juga baru, yaitu nama Menteri Keuangan Timothy F Gaithner dan Bendahara Negara Rosa Sumatatao Rios.
Sistem keamanan yang dipakai dalam uang kertas yang paling banyak dipalsukan di luar wilayah Amerika Serikat itu adalah :

1. Tanda Air (Watermark): Arahkan lembaran uang ke sumber cahaya, maka gambar Benjamin Franklin akan terlihat

2. Benang Pengaman (Security Thread): Bila disorot cahaya, benang pengaman berwarna biru akan tampak tegak lurus di samping lukisan Benjamin Franklin. Pada sepanjang benang itu tercetak huruf USA dan angka 100 yang terlihat dari kedua sisi. Bila terkena sinar ultraviolet dari alat detector uang palsu, benang berwarna biru itu akan berpendar merah muda.

3. Cetakan Timbul: Bila lukisan Benjamin Franklin diraba pada bagian bahu akan terasa permukaan uang yang kasar.

4. Angka 100 keemasan: Lihat bagian belakang lembaran uang USD 100 yang bergambar Gedung Proklamasi Kemerdekaan AS (Independence Hall). Angka 100 berukuran besar dengan warna keemasan itu dirancang agar kaum tunanetra sekalipun dapat mengetahui nilainya dengan cara meraba angka itu saja.

5. Microprinting: Teliti bagian kerah jas yang dikenakan Benjamin Franklin, sisi luar gambar tanda air dan sisi luar uang. Ada tulisan mikro yang tercetak.

6. Desain baru juga menyertakan gambar botol tinta dengan hiasan gambar bel di dinding botol. Warna botol dan bel akan berubah dari perunggu menjadi hijau bila lembaran uang dimiringkan.

7. Masih ada pita pengaman lain yang bukan hologram atau hasil cetakan. Pita yang ditenun itu akan menyebabkan gambar bel pada botol tinta berubah menjadi angka 100. Caranya, gerakkan uang ke depan dan ke belakang sambil cermati benang pengaman berwarna biru tersebut.

erwin purba

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.