Korupsi PMI Bandung, Dana Donor Darah Dipakai Makan-Makan Pengurus

Kantor PMI Bandung (pjtv.co.id)
Kantor PMI Bandung (pjtv.co.id)

Jakarta, FK– Dugaan kasus korupsi penyelewengan dana di Palang Merah Indonesia Kota Bandung Unit Transfusi Darah (UTD) kini sedang dilakukan pemanggilan saksi-saksi oleh penyidik Kejaksaan Agung RI.

Mahfum saja Kejagung telah menetapkan Drs H Nadi Sastrakusumah sebagai tersangka penyalahgunaan dana transfusi darah PMI Kota Bandung tahun 2008 hingga 2009. Dan penyelewengan dana hibah Pemda Kota Bandung tahun 2007.

Kepala UTD PMI Kota Bandung dr Chairul Amri mengatakan dugaan penyelewengan yang terjadi selama tahun 2008-2009 berasal dari biaya pengganti pengolahan darah (BPPD) senilai Rp 2,8 miliar atau hasil dari penjualan sekitar 13.000 kantong darah yang disumbangkan warga donor. ”Setiap orang yang butuh darah bisa membeli satu kantong darah ke PMI Bandung senilai Rp 200.000,” kata Chairul Amri kepada forumkeadilan.com.

Menurut Chairul, sesuai dengan Bab V Permenkes Nomor 478 Tahun 1990 tentang Upaya Kesehatan di Bidang Transfusi Darah dan Pasal 33 butir 3 SK PP PMI No. 118 Tahun 2009, dana BPPD digunakan untuk kegiatan transfusi darah dan pengembangannya, bukan untuk kegiatan lain. Namun, dana itu digunakan untuk kegiatan lain.

Chairul menunjukkan sebundel data bukti pengeluaran dana BPPD seperti biaya uang saku perjalanan umrah tahun 2008 senilai Rp 5 juta, biaya pengobatan pengurus yang hampir tiap bulan memakan dana Rp 700.000 hingga Rp 2 juta, biaya jamuan makan pengurus dan pihak lain, serta sejumlah biaya lainnya. ”Bahkan, ada dana penjualan darah donor digunakan untuk membeli isi kulkas dan membeli makanan ikan di akuarium,” katanya.

Selain dugaan penyelewengan dana BPPD, saat ini juga tengah diselidiki kasus menguapnya sebagian dana hibah dari Pemkot Bandung senilai Rp 5,8 miliar, di mana kasus itu tengah diusut Polda Jabar. Chairul enggan menanggapi. ”Itu sudah ditangani penyidik, jadi saya tidak bisa berkomentar soal itu,” katanya.

sofyan/jotz

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.