Gerindra: Kami Hanya Ingatkan Jokowi

Ahmad Muzani (antara)
Ahmad Muzani (antara)

Jakarta — Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyatakan tak pernah mencampuri urusan internal PDI Perjuangan (PDIP). Partai pimpinan Prabowo Subianto itu hanya mengingatkan kepada Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) untuk konsisten akan janjinya membangun Ibu Kota sesuai masa jabatannya hingga 2017 mendatang. Sama sekali Gerindra tak punya niat ‘menjegal’ pencalonan Jokowi sebagai calon presiden, jika nanti hal itu akan diputuskan PDIP.

“Kalau kemudian ada pandangan soal Jokowi itu semata-mata kami hanya ingin mengingatkan Jokowi pernah janji kepada kami dan rakyat Jakarta untuk berkonsentrasi mengurus Jakarta,” ungkap Sekretaris Jendral Partai Gerindra Ahmad Muzani, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/9).

Muzani menambahkan, pihaknya tetap menghormati keputusan PDIP jika akan mencalonkan Jokowi sebagai calon presiden.

“Tidak ada maksud mencampuri. Jokowi mengatakan ingin konsentrasi mengurus Jakarta. Kami berharap ini tidak disalahpahami,” tegasnya.

Anggota Komisi I DPR ini juga membantah jika penagihan janji kepada Jokowi terkait kekhawatiran Gerindra terhadap Jokowi yang terus mengungguli Prabowo.

“Ini bukan karena kekhawatiran pada elektabilitas Jokowi. Secara esensi amanah masyarakat Jakarta harus diselesaikan kepada Jokowi. Kami akan berusaha mengingatkan hal itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengingatkan agar Partai Gerindra tidak mencampuri urusan internal partainya, yang terkait pengusungan Jokowi sebagai capres.

Puan juga mengkritik perjanjian politik yang terjadi antara PDIP dan Gerindra saat berkoalisi untuk mendukung Megawati Soekarnoputri menjadi capres pada Pemilu Presiden 2009 silam.

okezone/jotz

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.