Gagal di AS, Murray Coba Memotivasi Diri

Andy Murray. (telegraph)
Andy Murray. (telegraph)

New York, FK – Petenis nomor tiga dunia, Andy Murray, mengisyaratkan bahwa dia tengah berjuang memotivasi dirinya sendiri menyusul kemenangan Wimbledon yang bersejarah.

Petenis terbaik Inggris Raya itu menjadi pemain dari dataran Inggris pertama sejak Fred Perry yang memenangkan gelar di Wimbledon, ketika dia mengalahkan Novak Djokovic. Kemenangan itu mengakhiri penantian tuan rumah selama 77 tahun untuk kembali mendapatkan gelar juara.

Sejak kembali ke lapangan, petenis berusia 26 tahun keluar lebih awal di Piala Rogers dan Cincinnati Masters, namun dia menyatakan bahwa 2013 telah menjadi kisah sukses besar.

“Ketika Anda bekerja keras untuk sesuatu untuk banyak tahun, itu akan mengambil sedikit waktu untuk benar-benar melecut diri dan mendapatkan diri untuk berlatih 110 persen,” kata Murray kepada wartawan.

“Saya telah memainkan tenis terbaik saya dalam dua, tiga tahun terakhir. saya kalah straight set (di perempat final AS Terbuka), jadi itu mengecewakan.”

“Saya akan senang telah melangkah lebih jauh, tapi saya tidak boleh mengeluh. Jika seseorang mengatakan kepada saya sebelum AS Terbuka tahun lalu saya akan berada di sini sebagai juara bertahan setelah memenangkan Wimbledon dan medali emas Olimpiade, saya akan berada dalam kondisi 100 persen.”

Murray pantas kecewa di AS Terbuka tahun ini. Pasalnya, dia gagal mempertahankan gelarnya, usai dipukul Stanislas Wawrinka di perempat final. –blc-

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.