Dituntut 5 Tahun Dirut Keuangan PT The Master Steel Bingung

Diah ditahan KPK (merdeka)
Diah ditahan KPK (merdeka)

Jakarta, FK –  Terdakwa kasus dugaan suap pengurusan pajak PT The Master Steel, Diah Soemedi mengaku bingung dengan tuntutan maksimal selama lima tahun oleh jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi. Direktur Keuangan dan pemilik PT The Master Steel itu juga mempertanyakan kenapa tidak ada pertimbangan meringankan dari jaksa penuntut umum dalam rumusan berkas tuntutannya.

Pernyataan itu dituangkan Diah dalam nota pembelaan pribadi (pledoi) berjudul, ‘Ironi Keadilan: Saya korban pemerasan mengapa harus dipidana.’ Diah berkelit sama sekali tidak ingin menyuap dua pegawai pajak yang memeriksa perusahaannya, Muhammad Dian Irwan Nuqishira dan Eko Darmayanto. Dia mengatakan, kedua pegawai pajak itu justru sengaja memerasnya.

“Saya tidak mengerti mengapa dituntut maksimal oleh jaksa penuntut umum. Saya juga bingung kenapa tidak ada hal yang meringankan pada diri saya,” kata Diah saat membacakan pledoi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (17/9).

Diah berkilah perusahaannya selalu taat membayar pajak dan tidak berniat buat memanipulasi. Dia pun mengaku sudah mengakui perbuatannya dalam persidangan.

“Justru saya yang dizalimi pegawai pajak. Saya belum pernah dihukum dan berlaku sopan. Saya heran mengapa tak ada hal yang meringankan,” ujar Diah.

Diah mengaku ditekan dan diancam oleh Eko serta Dian, karena jika tidak membayar pajak beserta denda sesuai permintaan, maka akan dilaporkan kepada orangtuanya di Hong Kong, China. Bahkan, jika tidak membayar, Diah akan dijadikan terdakwa dan ditakut-takuti harus menjalani hukuman percobaan.

“Saya takut karena oran tua saya sudah tua, 90 tahun. Jika mendapat kabar buruk, saya takut terjadi apa-apa,” ujar Diah.

mdk/dhn

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.