Divonis 5 Tahun, Ratna Dewi Mengaku Dikorbankan Siti Fadilah

Ratna Dewi Umar (tempo)
Ratna Dewi Umar (tempo)

Jakarta, FK – Mantan Direktur Bina Pelayanan Medik Dasar Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan, Ratna Dewi Umar, mengaku merasa dikorbankan oleh mantan atasannya, Siti Fadilah Supari, dalam perkara korupsi pengadaan alat kesehatan pada 2006 dan reagen serta consumable pada 2007 dalam penanganan flu burung di Kementerian Kesehatan.

Usai pembacaan putusan, mantan Direktur Rumah Sakit dr Muhammad Husin, Palembang itu mengungkapkan kekesalannya kepada awak media.

“Saya merasa dikorbankan,” kata Ratna kepada wartawan usai pembacaan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (2/9).

Saat ditanya oleh para jurnalis siapa pihak yang mengorbankan dia, Ratna langsung menjawabnya.

“Siti Fadilah Supari,” ujar Ratna kalem.

Para jurnalis lantas bertanya soal peran Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudi Tanoe, kakak pengusaha Hary Tanoesoedibjo, dalam perkara itu. Saat didesak apakah Rudi Tanoe layak dihukum, Ratna pun tak segan menjawabnya.

“Harus. Harus. Keduanya harus dihukum,” lanjut Ratna.

 

ant/dhn

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.