Ahmad Fathanah Mengaku Tidak Kenal Bunda Putri

Ahmad Fathanah (bersamadakwah.com)
Ahmad Fathanah (bersamadakwah.com)

Jakarta, FK –  Sidang lanjutan perkara suap pengaturan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian dan pencucian uang dengan terdakwa Ahmad Fathanah, kembali digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (2/9). Sidang kali ini bakal kembali mendengar keterangan saksi dalam perkara tersebut.

Ahmad Fathanah yang merupakan orang dekat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq sudah hadir di Pengadilan Tipikor Jakarta sekitar pukul 12.55 WIB. Ia mengenakan baju batik dan menenteng sebuah tas, sembari tetap mengumbar senyuman.

Suami mantan pedangdut Sefti Sanustika itu pun kemudian menyapa wartawan. Ia pun mengaku sehat dan siap mendengar keterangan saksi.

Namun, Fathanah langsung urung banyak komentar saat wartawan mencoba menanyakan siapa sosok Bunda Putri yang terungkap di persidangan sebelumnya. “Janganlah tanyakan kepada saya. Saya tidak kenal, lebih bagus konfirmasi ke Ridwan Hakim,” kata Fathanah.

Seperti diketahui, nama Bunda Putri mendadak muncul di persidangan Fathanah, Kamis (29/8) lalu. Nama itu berkali-kali disebut saksi Ridwan Hakim, putra keempat Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, saat bersaksi. Sosok Bunda Putri masih misterius dan diduga punya pengaruh besar.

Dalam persidangan, Ridwan mengaku menelepon Luthfi Hasan Ishaaq atas permintaan Bunda Putri tak lama setelah Fathanah diciduk KPK. “Beliau (Bunda Putri) kebetulan bertanya (soal kasus Fathanah),” katanya.

Setelah ditelepon, lanjut Ridwan, Luthfi pun datang menemui Bunda Putri. “Datang untuk memberi penjelasan,” kata Ridwan.

Sosok Bunda Putri sendiri diduga memiliki pengaruh dan bisa mengutak-atik pejabat eselon atas. Sebab, dalam transkrip rekaman sadapan telepon Ridwan, Luthfi, dan Bunda Putri, terungkap Bunda Putri memegang hasil tes calon pejabat. Adapun dalam sidang kali ini, Fathanah bakal mendengar keterangan lima saksi. Mereka adalah Soleha, Irwan Prasetiawan, Vivi Rosita Palandi, Johanes, Nuke Nurul S.

 

mi/dhn

You might also like

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.