PELECEHAN SEKS ANAK

Kompolnas Belum Kirim Rekomendasi Calon Kapolri

Adrianus Meliala (sumber foto: nasional.berita21.com)
Prof Adrianus Meliala (berita21.com)

Jakarta, FK — Meski telah melakukan penelusuran rekam jejak para calon Kapolri pengganti Jenderal Timur Pradopo, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengaku belum mengirimkan surat rekomendasi resmi kepada presiden. Anggota Kompolnas Adrianus Meliala mengaku waktunya berbarengan dengan kesibukan ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Kami sudah selesai memeriksa rekam jejak para calon kapolri. Namun sesuai instruksi Kepala Kompolnas, kami belum mengirimkan surat rekomendasinya kepada presiden. Masih menunggu permintaan dari presiden,” jelas Adrianus yang juga kriminolog UI, Selasa (23/7).

Adrianus menjelaskan adalah wajar jika mungkin Presiden SBY belum memberikan perhatian terhadap hal ini, mengingat sudah dekatnya hari raya Idul Fitri dan setelah itu ada persiapan merayakan hari kemerdekaan.

“Idealnya, surat rekomendasi kami kirimkan kepada Presiden SBY sekitar tanggal 19 Agustus. Mengingat adanya Idul Fitri di sekitar tanggal 8 dan Hari Kemerdekaan di tanggal 17 Agustus. Mungkin sekarang memang belum menjadi prioritas utamanya,” jelas Adrianus.

Kompolnas menyarankan pemilihan Kapolri baru sebaiknya tidak melewati September. Paling lambat sekitar pertengahan atau akhir September. Hal ini dikarenakan adanya rencana sinkronisasi pelantikan antara Kapolri dengan Panglima TNI.

“Proses pemilihan Kapolri tidak boleh terlalu lama, karena masa jabatan panglima TNI akan habis akhir Agustus ini. Posisi Panglima TNI sebaiknya tidak boleh kosong lebih dari satu minggu,” Adrianus menjelaskan.

Sejauh ini sembilan orang calon Kapolri yang diperiksa rekam jejaknya oleh Kompolnas. Namun jumlah ini masih mungkin berkurang.

harris/jotz

You might also like

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.