PELECEHAN SEKS ANAK

Akibat Tengkulak dan Spekulan, Harga Cabai Lebihi Harga Daging

Harga Cabai Mulai Meroket (en.bisnis.com)
Harga Cabai Mulai Meroket (en.bisnis.com)

Purbalingga — Harga cabai rawit merah terus meroket, saat ini mencapai harga tertinggi Rp 120 ribu per kilogram atau lebih mahal dari daging sapi yang hanya Rp 95 ribu per kg. Tingginya harga cabai rawit merah diduga akibat pemainan tengkulak, mengingat, disparitas harga di tingkat petani dan pengecer sangat lebar.

Harga di tingkat petani cabai rawit dibeli tengkulak hanya Rp 22 ribu per kilogram sementara harga di tingkat pengecer di pasar tradisional mencapai Rp 120 ribu per kg.

Disam (45) petani cabai rawit asal Desa Kajongan Kecamatan Bojongsari Purbalingga Jawa Tengah mengaku kaget dengan tingginya harga cabai rawit merah di tingkat pengecer. “Masa sampai semahal itu, masalahnya beberapa hari lalu hasil panen saya oleh tengkulak hanya ditawar Rp 22 ribu per kg,” katanya, Kamis (11/7).

Dia mengaku menyesal, telah jual murah kepada tengkulak, sehingga untuk panen berikutnya, Disam berencana akan jual langsung ke pasar, agar dapat keuntungan yang sepadan dengan hasil jerih payahnya.

Sementara pedagang pengecer di Pasar Wage, Warsini (35) mengaku kulakan cabai rawit merah dari tengkulak asal Kabupaten Temanggung dengan harga Rp 100 ribu per kg. Dia menjual ke pengecer Rp 120 ribu per kg. Padahal se hari yang lalu dia masih menjual Rp 90 ribu per kg.

“Kata pedagang di Temanggung harga cabai rawit merah terus menanjak karena panen sudah jarang. Hujan membuat tananam petani membusuk. Sehingga harga jual jadi mahal,” jelasnya.

Dengan tingginya harga cabai rawit merah, dia tidak mau stok dalam jumlah banyak, selain harga yang terus berfluktuasi. Modalnya sangat besar, untuk 10 kg cabe atau satu tampah kecil, modalnya sudah Rp 1 juta.

Sementara minat pembeli juga menurun drastis, pembeli lebih suka beli dengan mengecer, tidak kiloan. Seperti bakul bakso pelanggannya, biasanya beli 0.5 kg sekarang beli eceran Rp 12.000,00 atau 1 ons saja.

Dalimin bakul bakso yang membeli 1 ons mengungkapkan kalau dihitung-hitung, harga per biji cabai rawit merah mencapai Rp 500,00. “Silakan dihitung, beli 0,5 ons cuma segini. Sehingga per biji harganya Rp 500,00. Untuk menyiasati pembeli sambal bakso saya buat yang lebih encer,” ungkapnya.

yus/PR

You might also like

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.