Komisi III Tanyai Jagung Soal Jaksa ‘Nakal’

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

 

Jaksa Agung, Basrief Arief. (FK/Arief Manurung)
Jaksa Agung Basrief Arief (FK/Arief Manurung)

Jakarta, FK – Dalam rapat kerja antara Komisi III dan Kejaksaan Agung Rabu (19/6), terlontar keprihatinan kondisi para jaksa saat ini. Salah satunya dari anggota Komisi III dari Fraksi PPP Koerdi Moekri.

Ia menyampaikan, bahwa di tingkat bawah masih banyak jaksa nakal yang suka memeras.

“Di tingkat bawah banyak sekali. Bahkan orang miskin yang tidak bersalah dikambinghitamkan. Ini demi uang dan kekuasaan itu sendiri,” kata Koerdi dengan nada prihatin.

Meski mengaku banyak melihat kejadian itu, sebagai orang Timur Koerdi mengatakan enggan mengungkapkannya.

Sementara dalam paparannya, Jaksa Agung Basrief Arief menyampaikan sudah memberikan penghargaan kepada dua jaksa dan menghukum 57 jaksa nakal.

Menurut Koerdi, jaksa yang diberi hukuman itu, boleh jadi akan tersebar di kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri.

Sementara Taslim Chaniago dari Fraksi PAN meminta, agar para jaksa jangan hanya jago kandang. “Kasus Joko Chandra yang diduga bersembunyi di Papua Nugini dan membangun hotel di Bali, sampai saat ini tidak bisa ditangkap oleh kejaksaan,” tandasnya.

Fk/AM

You might also like

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.