Antasari Menyarankan Dewan Pengawas di KPK Dipermanenkan

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

BAHAS RUU KUHP - Mantan Pimpinan KPK Antasari Azhar mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum di Komisi III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (11/6). FK/Arief Manurung
BAHAS RUU KUHP – Mantan Pimpinan KPK Antasari Azhar mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum di Komisi III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (11/6). FK/Arief Manurung

Jakarta, FK – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar menganggap penting kehadiran dewan pengawas KPK. Ia menyarankan agar dewan pengawas ini juga dipermanenkan.

“Kami menganggap ini penting,” katanya di Komisi III DPR RI, Senayan, Selasa (11/6).

Salah satu pentingnya kehadiran dewan pengawas di KPK ini adalah untuk masalah penyadapan. Menurut Antasari, penyadapan kasus korupsi oleh KPK tidak perlu izin pengadilan, tapi perlu dewan pengawas permanen.

Ia juga mengusulkan agar dalam KUHAP baru, ada ketentuan batas waktu penanganan suatu perkara. “Jika perkara lambat bisa disamakan dengan penghentian perkara,” tukasnya.

Karenanya. kata Antasari, perlu ada upaya paksa bila perkara berjalan lambat. Hal ini untuk menghindari kemungkinan terjadinya penyalahgunaan kewenangan penyidik. “Seperti kemungkinan “tahu sama tahu” antara penyidik dan orang yang berperkara,” katanya.

Arf

You might also like

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.