Tak Lama Lagi Andi Mallarangeng Ditahan KPK

Mantan Menpora, Andi Malarangeng. (tempo/imam)
Mantan Menpora, Andi Malarangeng. (tempo/imam)

Jakarta, FK — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebentar lagi akan menahan Andi Alifian Mallarangeng. Tinggal menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ihwal aliran dana Hambalang. Sementara pemberkasan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu sudah 50 persen.

Demikian keterangan Juru Bicara KPK Johan Budi, Senin (13/5).

Andi Mallarangeng, bekas juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudoyono, sejak akhir tahun lalu ditetapkan KPK sebagai tersangka.

“Memang, tidak lama lagi akan ada penahanan,” imbuhnya. Selain itu, dia juga memastikan kalau pengusutan kasus Hambalang tidak berhenti. Jadi, orang-orang yang tersangkut kasus korupsi dan berurusan dengan KPK tidak perlu iri hati. “Teman-teman tahu sendiri, hampir setiap hari ada pemeriksaan saksi,” ungkap Johan.

Terkait kenapa tersangka Andi Mallarangeng sudah tidak pernah lagi diperiksa, Johan menyebut itu semua strategi penyidik. Meminta keterangan kepada para saksi juga dinilai KPK sama pentingnya dengan meminta tersangka. Itulah kenapa, dia menjamin bahwa kasus Hambalang tidak berhenti.

Seperti diberitakan, Andi diperiksa kali pertama terkait proyek pembangunan sekolah olahraga di Hambalang pada tahun lalu. Dia menjadi tersangka setelah KPK mengembangkan kasus itu dari tersangka Deddy Kusdinar. Namun, sejak ditetapkan sebagai tersangka dia tidak juga ditahan oleh lembaga antirasuah itu.

Oleh KPK, Andi dijerat pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 UU 39/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi dan juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Mantan petinggi Partai Demokrat itu disangka melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi yang dapat merugikan keuangan negara. Sedangkan pasal 3 mmengatur keuntungan dari penyalagunaan wewenang atau jabatan.

Ketua KPK Abraham Samad sebelumnya mengisyaratkan kalau Andi Mallarangeng segera ditahan. Malah, dia menyebut kalau audit BPK bisa selesai hanya dalam beberapa pekan ke depan. “Insya Allah satu-dua pekan ke depan sudah ada,” tuturnya.

jotz/dim/jpnn