Mahasiswa Trisakti Kirim Karangan Bunga Buat SBY

Sejumlah Mahasiswa Trisakti melakukan aksi damai untuk memperingati 15 Tahun Tragedi Trisakti 12 Mei 1998, di Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (11/5). (foto: antara)
Sejumlah Mahasiswa Trisakti melakukan aksi damai untuk memperingati 15 Tahun Tragedi Trisakti 12 Mei 1998, di Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (11/5). (foto: antara)

Jakarta, FK –  Ratusan mahasiswa Trisakti menggelar demonstrasi untuk memperingati tragedi Trisakti pada 12 Mei 1998 lalu. Termasuk untuk mengingat kembali tewasnya empat orang mahasiswa akibat tembakan peluru tajam dari aparat, dan mengakibatkan puluhan lainnya luka-luka.

Koordinator aksi peringatan “12 Mei”, Fito Acil mengatakan, aksi yang dilakukan bersama rekan-rekan dari sejumlah fakultas itu untuk mengingat kembali perjuangan menjelang Reformasi.

“Kebebasan hari ini buah dari reformasi. Mengajak kalian untuk temen-temen peduli 12 mei,” kata Fito kepada merdeka.com di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (12/5).

Tak hanya menggelar aksi unjuk rasa, sejumlah mahasiswa juga mengajak sejumlah warga yang tengah berolahraga selama berlangsungnya car free day. Setelah aksi itu, mereka berencana mengirimkan karangan bunga ke Istana.

“Kita cuma aksi damai meminta masyarakat untuk lakukan tanda tangan. Kita juga akan mengirim karangan bunga ke Istana yang ditujukan ke presiden,” ungkapnya.

Fito menambahkan, segenap mahasiswa Trisakti meminta keadilan kepada pemerintah serta perhatian pemerintah terhadap keempat korban tewas tersebut.

“Belum ada perhatian pemerintah seperti apa. Sampai saat ini pemerintah masih apatis ya kepada kami. Supaya trisakti dikasih keadilan lah. Pemerintah bisalah kita ajak ngobrol bersamalah,” tambahnya.

Kini mahasiswa Trisakti melanjutkan aksinya berjalan kaki hingga istana negara. Mahasiswa akan berorasi di depan istana sambil membawa karangan bunga.

“Iya kita tujukan kepada Presiden SBY,” tutupnya.

 

mdk/dhn