“Kasus Susno, Mahkamah Agung Harus Berbenah Diri”

Jhon SE Panggabean (kapanlagi.com)
Jhon SE Panggabean (kapanlagi.com)

Jakarta, FK — Kekisruhan seputar eksekusi Komjen Pol Purn Susno Duadji membuat dunia hukum Indonesia tercoreng. Susno adalah terpidana kasus korupsi dana pengamanan pemilihan gubernur Jawa Barat 2008 dan perkara gratifikasi PT Salman Arowana Lestari.

Advokat Jhon SE Pangabean, SH MH menilai hukum harus ditegakkan kepada siapa pun (equality before the law). Kasus eksekusi Susno harus segera dituntaskan sebelum memperburuk citra penegakan hukum Indonesia.

“Saya bukan bermaksud mengintervensi kepada kasus ini secara personal. Tapi sebagai pengamat hukum perkara seperti ini harus segera dituntaskan agar tidak menjadi polemik,” katanya saat ditemui forumkeadilan.com di Gedung Kejaksaan Tinggi DKI, Kamis (2/5).

Jhon mengatakan lambannya kejaksaan mengeksekusi Susno bukan lantaran tidak kooperatif. Tetapi disebabkan karena masalah substansi dalam isi amar putusan.

“Polemik seperti ini baru terjadi karena apa? Selama ini juga banyak putusan-putusan MA yang menyatakan kalimat segera masuk atau segera ditahan,” ujar dia.

Jhon menghimbau agar Mahkamah Agung membenahi diri dalam membuat amar putusan. Agar tidak terjadi kasus seperti Susno.

“Jujur saja saya juga sudah melaporkan hakim agung yang menangani perkara Haposan Hutagalung. Karena petikan dan isi putusan berbeda. Dalam petikannya tertulis enam miliar. Tapi dalam putusan lima ratus juta. Bagi saya ini adalah kesalahan fatal,” tutur Jhon.

Ditambahkannya Jhon sudah melaporkan kasus tersebut kepada Ketua Muda Bidang Pengawasan MA. Saat ini kasus itu sudah diproses dan hakim agung tengah diperiksa.

Jhon enggan menyebutkan nama hakim agung yang dimaksud.

sofyan/jotz