Dapat Gitar Metallica, Jokowi Harus Lapor KPK

Jokowi dan Bass dari Robert Trujillo (Metallica) (antara)
Jokowi dan Bass dari Robert Trujillo (Metallica) (antara)

Jakarta, FK — Gratifikasi (pemberian imbalan) kepada pejabat negara rupanya bukan hanya dari dalam negeri saja. Jokowi (Joko Widodo) yang menerima gitar dari bassis Metallica, Robert Trujillo, pun wajib melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Boleh menerima itu tetapi dilaporkan ke KPK, karena pemberian tersebut diduga terkait jabatannya sebagai Gubernur DKI,” ujar Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono, Sabtu (4/5).

Ia memaparkan sesuai sumpah jabatan, pejabat/penyelenggara negara tidak boleh menerima hadiah apapun terkait jabatannya. Hal ini juga tertuang dalam pasal 16 Undang-Undang KPK dan pasal 12 B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang mewajibkan penyelenggara negara melaporkan gratifikasi.

“Butuh verifikasi dan informasi dari pihak-pihak apakah ada konflik kepentingan atau tidak. Gitar yang diberikan band sekelas Metallica, kemungkinan besar mempunyai nilai istimewa,” tutur Giri.

Jokowi adalah penggemar berat grup band legendaris asal Amerika Serikat itu. Mantan Walikota Solo itu menuturkan dirinya mendapat gitar tersebut dari seorang promotor bernama Jonathan Liu yang berkunjung ke negeri Paman Sam untuk bertemu Robert Trujilo.

Jonathan berniat mengundang band tersebut tampil di Indonesia dengan syarat memadukan musik rock dengan musik dan tarian kecak dari Bali.

flo/jpnn/jotz