Kongkalikong BUMD Sukabumi Jebol Rp2,3 Miliar

Label Korupsi (republika.co.id)
Label Korupsi (republika.co.id)

 

Sukabumi, FK– Kejaksaan Negeri Sukabumi dalam waktu dekat segera melimpahkan perkara kasus korupsi investasi proyek konstruksi sebesar Rp 1,8 miliar ke Pengadilan Tipikor Bandung.

Perkara dugaan korupsi investasi proyek kontruksi senilai Rp 1,8 miliar yang dilakukan oleh tersangka dr Boyke Priyono M.Kes (Direktur Perusahaan Daerah Waluya Kota Sukabumi), Ihsan Rohmatullah (Kasi Adminitrasi dan keuangan PD Waluya) dan Iwan Setiawan alias Iwan Kaboel (Direktur CV Ratu Maharani).

Hal tersebut diungkap Kepala Kejaksaan Negeri Sukabumi E Soeprihanto didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus Wawan Gunawan serta Kepala Seksi Intelijen Suparman di ruang kerjanya belum lama ini.

Soeprihanto mengatakan kasus ini berawal pada Mei 2010 hingga November 2010. Boyke bersama Ihsan melakukan kerjsama investasi proyek konstruksi dengan pihak ketiga, yakni Direktur CV Ratu Maharani dan CV Assifa Pratama Atep Faudin, tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari Badan Pengawas PD Waluya senilai Rp 1,8 miliar. Boyke dan Ihsan ternyata menggunakan dana pinjaman dari Bank BJB Cabang Sukabumi sebesar Rp 500 juta.

“Namun dana tersebut tidak sesuai peruntukannya yaitu untuk modal kerja,” kata Soeprihanto.

Akibat perbuatan tersebut negera berpotensi mengalami kerugian sebesar Rp 2.324.019.731. Ketiganya dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) huruf b UU RI Nomor 31 1999 sebagimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

sofyan/jotz